Breaking News:

Sebulan Berlalu, Polda Jabar Tanggapi Pembunuhan Ibu & Anak di Subang: 'Sudah Dekati Titik Terang'

Polda Jabar memberikan tanggapan mengenai penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang telah berjalan hampir satu bulan.

Editor: Irsan Yamananda
tribunjabar
Polda Jabar memberikan tanggapan mengenai penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang telah berjalan hampir satu bulan. 

TRIBUNMATARAM.COM - Penyelidikan pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat sudah berjalan hampir satu bulan.

Namun, polisi masih belum bisa mengungkap pelaku pembunuhannya.

Terkait hal ini, aparat kepolisian memberikan tanggapannya.

Mereka berusaha mengembangkan kasus tersebut melalui keberadaan ponsel korban Amalia Mustika Ratu (24).

Polisi mengaku telah menemukan titik terang keberadaan ponsel yang hilang tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago.

Baca juga: Yosef Gelagapan Dicecar Pertanyaan oleh Kapolres Subang, Alihkan Pembicaraan saat Istri Muda Dibahas

Baca juga: Motif Pembunuhan Subang Diduga Kekuasaan, Kakak Amalia Ratu : Mengapa Begitu Banyak Kecemburuan?

Polda Jabar memberikan tanggapan mengenai penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang telah berjalan hampir satu bulan.
Polda Jabar memberikan tanggapan mengenai penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang telah berjalan hampir satu bulan. (TribunJabar)

Ponsel itu, lanjut Chaniago, saat ini masih dalam pencarian.

Ia pun meminta doa agar pihak berwajib bisa segera menyelesaikan kasus ini.

"Masih dalam pencarian, ini sudah mendekati titik terang dan kita mohon doanya saja ya," ujarnya, Kamis (9/9/2021), dikutip dari TribunJabar.

Tak hanya itu, Chaniago mengungkapkan pihaknya sudah mengantongi hasil laboratorium forensik Mabes Polri.

Baca juga: Kesulitan Utama Polisi Ungkap Pembunuhan Subang, Dugaan Banyak Pelaku & Indikasi Berencana

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved