Breaking News:

Pegawai Bank Pelat Merah di Makassar Tilap Deposito Rp 45 M, Dana Nasabah Dikirim ke Rekening Fiktif

Berikut kronologi pegawai bank di Makassar gondol uang deposito nasabah senilai Rp 45 miliar.

Editor: Irsan Yamananda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi - Berikut kronologi pegawai bank di Makassar gondol uang deposito nasabah senilai Rp 45 miliar. 

Helmy mengatakan, dalam kasus ini penyidik memeriksa sejumlah saksi.

Saksi-saksi tersebut antara lain dari pihak bank, nasabah, dan pihak lain yang mungkin mengetahui duduk perkara kasus tersebut.

Sejauh ini, kata Helmy, penyidik telah memeriksa 20 saksi dan dua ahli perbankan dan pidana.

Dari hasil pengembangan, pihak kepolisian menetapkan dua tersangka lain.

"Hasil pengembangan penyidikan ada penambahan dua tersangka lainnya.

Saat ini berkas sudah dikirimkan (pelimpahan tahap satu) ke kejaksaan," tuturnya.

Lebih lanjut, Helmy mengungkapkan kronologi kasus ini berawal ketika pelaku MBS menawarkan keuntungan kepada nasabah RJ dan AN pada pertengahan Juli 2019.

Caranya, kedua nasabah itu diminta untuk membuka deposito di sebuah bank pelat merah cabang Makassar dengan bunga 8,25 persen dan akan mendapatkan bonus lainnya.

Selain RJ dan AN, MBS ternyata juga menawarkan tawaran yang sama kepada nasabah berinisial HN dan IMB pada sekitar Juli 2020.

Kemudian, lanjut Helmy, tersangka MBS menyerahkan slip kepada para nasabah untuk ditandatangani dengan alasan akan dipindahkan ke rekening deposito.

Ilustrasi - Berikut kronologi pegawai bank di Makassar gondol uang deposito nasabah senilai Rp 45 miliar.
Ilustrasi - Berikut kronologi pegawai bank di Makassar gondol uang deposito nasabah senilai Rp 45 miliar. (Istimewa)
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved