Breaking News:

KPI Putuskan Tutupi Hasil Investigasi Kasus Pelecehan Seksual, Alasannya Takut Jadi Polemik

KPI telah membuat tim internal untuk melakukan investigasi terkait peristiwa yang terjadi di institusinya.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Terduga korban pelecehan di KPI ngaku belum dapat permintaan maaf. 

TRIBUNMATARAM.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersikeras melakukan investigasi tertutup atas kasus pelecehan seksual yang dilakukan pegawainya.

Pihaknya memutuskan untuk tidak mempublikasikan hasil investigasi.

Alasannya, agar tidak ada polemik di tengah masyarakat atas hasil investigasi tersebut.

Proses hukum terhadap korban pelecehan dan perundungan yang diduga dilakukan sesama pegawai KPI masih berlanjut.

KPI telah membuat tim internal untuk melakukan investigasi terkait peristiwa yang terjadi di institusinya.

Kuasa hukum korban mempertanyakan hasil investigasi internal tersebut yang tak pernah diungkap kepada publik.

KPI berkilah bahwa hasil investigasi itu tidak untuk dipublikasikan.

Meski begitu, KPI menyebut bahwa komitmen pihaknya untuk mengusut kejadian yang dialami korban berinisial MS terus dilakukan.

Baca juga: Kembalikan Honor dari KPI, Robby Purba: Dibilang Bentuk Protes Bukan, Hanya Hati yang Kurang Nyaman

Baca juga: Sherina Munaf Minta Dugaan Pelecehan di KPI Ditindak, Bukan Diredam: Saya Berdiri Bersama Korban

"Jadi yang pertama sikap KPI sejak awal terkait kasus ini kan kita menghormati proses hukum. Soal investigasi internal itu adalah domain dari kebutuhan internal dan kami sudah kemudian memutuskan para terduga pelaku untuk dibebastugaskan agar bisa melaksanakan proses hukum. Itu menunjukkan komitmen kami dalam upaya menyelesaikan masalah ini," kata Komisioner KPI, Hardly Stefano, kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Hardly yang juga anggota tim investigasi internal KPI mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan upaya penyelesaian kasus MS.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved