Pria di Minahasa Aniaya Selingkuhan Istri: Gegara Pesan Mesra, Korban 3 Bulan Jalani Hubungan Gelap

Berikut deretan fakta terkait kasus penganiayaan di Minahasa, bermula dari pesan mesra.

http://www.ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan - Berikut deretan fakta terkait kasus penganiayaan di Minahasa, bermula dari pesan mesra. 

"Ternyata benar, di ponsel tersebut pelaku mendapati pesan-pesan mesra antara istrinya dengan korban, yang merupakan supervisor di toko tersebut," kata Kasubbag Humas Polres Tomohon AKP Hanny Goni, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

Pukul Korban Pakai Palu

Kemudian, pelaku selanjutnya menemui korban di dalam toko, dan menanyakan perihal pesan mesra tersebut.

Korban pun mengelak, bukan dirinya yang mengirim pesan. Terjadilah adu mulut antara keduanya.

Pelaku mengambil sebuah palu yang terpajang di toko lalu menghampiri korban sambil menanyakan kembali mengenai pesan tersebut.

"Belum sempat menjawab, korban berlari menuju area parkir dan dikejar pelaku.

Saat di pintu keluar toko, pelaku langsung menghantam kepala korban menggunakan palu, hingga jatuh tersungkur di area parkir," ujarnya.

Baca juga: Sekap & Aniaya Anak 6 Tahun, Ibu Kandung dan Ayah Tiri di Kalbar Tempuh Jalur Damai, Ini Kata Polisi

Seketika itu juga pelaku kembali menghantam korban dengan palu secara membabibuta.

Saksi, Sweni, bersama warga lain yang melihat kejadian sadis tersebut lalu berupaya melerai.

"Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tak berselang lama Tim URC Totosik Polres Tomohon dipimpin Aipda Yanny Watung tiba di TKP, dan menangkap pelaku, Rabu (22/9/2021)," sebutnya.

Pengakuan Istri Pelaku

Sedangkan korban yang mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan kepala dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon.

"Pelaku mengaku, nekat menganiaya karena cemburu dan emosi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved