Breaking News:

Bocah 3 Tahun di Kelapa Gading Ditemukan Bersama Jasad Nenek dalam Kondisi Kotor dan Tak Terawat

Seorang bocah usia 3 tahun ditemukan bersama jasad neneknya yang sudah tak keluar selama 4 hari.

Editor: Irsan Yamananda
Kompas/ handout
Ilustrasi - Seorang bocah usia 3 tahun ditemukan bersama jasad neneknya yang sudah tak keluar selama 4 hari. 

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan menemukan korban sudah meninggal dunia.

"Kondisi rumah dalam keadaan terkunci.

Ketika kami melakukan pemanggilan tapi enggak direspons, lalu kami pendobrakan.

Ketika kami dobrak, kami menemukan pemilik rumah keadaan tidak bernyawa," kata Rio saat ditemui di lokasi.

Menurut Rio, korban telah empat hari terakhir tidak keluar rumah.

Para tetangga curiga dan melaporkannya ke RW setempat.

"Karena beberapa hari korban tidak keluar rumah.

Korban bertemu dengan tetangga sekitar 4 hari yang lalu," ujarnya.

Baca juga: Penemuan Mayat Selebgram Gabby Petito: Hilang 2 Bulan, Kematian Tak Wajar & Diduga Korban Pembunuhan

2. Bocah laki-laki ditemukan dalam kondisi memprihatinkan

Rio menyebut, korban ditemukan terbaring di tempat tidur bersama sang cucu.

Ketika itu, anak laki-laki yang diketahui berinisial J tersebut dalam kondisi memprihatinkan dan tidak berpakaian.

"Ya kondisi cucu saat kami temukan dalam keadaan telanjang, terlihat kotor tidak terawat dan sudah kami evakuasi ke puskesmas untuk menerima perawatan," tutur Rio.

Adapun korban hanya tinggal bersama sang cucu di rumah tersebut.

Rio menambahkan, korban diduga meninggal akibat penyakit TBC yang diidapnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSCM untuk diperiksa.

3. Saksi curiga dan mencium bau busuk

Ketua RT 006 Tika mengatakan, awalnya dia merasa curiga karena mencium bau busuk dan melihat tempat sampah dalam kondisi kosong.

Rumah Tika berada persis di sebelah rumah korban.

Ilustrasi - Penemuan mayat di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ilustrasi - Penemuan mayat di Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Tribunnews.com)

"Saya cium bau busuk, terus curiganya tempat sampah kok kosong, biasanya dia sering pesan makan pakai ojek online. Tapi ini enggak ada, biasa pagi-pagi ada," kata Tika.

Tika mengaku terakhir kali dia bercengkarama dengan korban pada Minggu (26/9/2821).

Dia sempat mendengar tangisan seorang anak di dalam rumah pada Selasa (29/9/2021).

"Iya dengar tangisan, sekitar jam 11, habis itu udah enggak lagi," ujarnya.

Kecurigaan Tika kian bertambah begitu ada petugas yang hendak memberikan uang pensiun ke kediaman korban, namun tak ada yang merespons.

Tika langsung melaporkan hal tersebut ke RW setempat dan meminta petugas keamanan melakukan pengecekkan ke dalam rumah.

4. Kondisi J stabil saat dibawa ke Puskesmas

Kepala Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Diah Anggraini menyatakan kondisi  J cukup stabil saat dievakuasi ke Puskesmas.

"Saat ini kondisinya baik, stabil, mau makan, mau minum. Kita ketemunya baru hari ini juga, hasil pemeriksaan dari Puskesmas kondisinya baik saat ini," kata Diah di Puskesmas Kelapa Gading, Kamis sore.

Diah menyebut, pihaknya kemudian melakukan observasi terhadap J.

"Pas datang kita periksa tanda vitalnya bagus, tidak ada dehidrasi, masih kita observasi. Yang pasti sudah dibersihkan, sudah ditangani, lagi kita observasi tapi saat ini kondisinya baik," tuturnya.

Baca juga: Pembunuhan di Subang: Hubungan Yosef & Yoris Renggang, Danu Diminta ke TKP Sebelum Mayat Ditemukan

Diah mengaku tak bisa memberikan keterangan lebih dalam karena J belum bisa berkomunikasi secara baik, mengingat usianya yang masih kecil.

Selanjutnya, pihak keluarga berencana menjemput J di Puskesmas.

5. J Dijemput Pihak Keluarga

J kemudian dijemput oleh tantenya, Flora di Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading pada Kamis (29/9/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Saya sebagai wakil dari keluarga sangat bersyukur karena bisa menyelesaikan keadaan ini dengan sangat baik," kata Flora.

"Rencananya akan saya rawat sendiri di rumah saya di daerah Pamulang," sambungnya.

Flora menyebut, J memang sudah dari lahir tinggal bersama neneknya. Ibu J baru meninggal dunia pada Agustus lalu.

"Dia memang sudah dari kecil sama neneknya. Orangtua dari anak ini tidak ada, jadi harus saya yang rawat," tutur Flora.

Artikel lainnya terkait penemuan mayat

(Kompas/ Ira Gita Natalia Sembiring)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved