Breaking News:

Jadi Dalang Kerusuhan Insiden Berdarah Hingga Tewaskan 2 Petani, Begini Nasib Anggota DPRD Indramayu

Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu disebut sebagai dalang di balik insiden yang menewaskan 2 orang petani.

Editor: Irsan Yamananda
TribunWow
Ilustrasi - Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu disebut sebagai dalang di balik insiden yang menewaskan 2 orang petani. 

Namun, hak tersebut gugur bila menyangkut pidana atas nama pribadi.

"Namun dalam kasus pidana, hak imunitasnya tentu secara otomatis tidak bisa diutamakan," kata Syaefudin, saat dimintai keterangan di ruang kerjanya di kantor DPRD Indramayu, Kamis (7/10/2021).

Syaefudin menuturkan, penetapan tersangka polisi terhadap Taryadi, secara kelembagaan pihaknya merasa prihatin.

Apalagi, kasus tersebut menyangkut pidana yang menewaskan dua orang petani.

"Kami menghargai proses hukumnya. Tentu ditersangkakannya anggota DPRD dari sekian ditersangkakan, tentu kami menghargai proses hukum yang berjalan," terang Syaefudin.

Sebelumnya diberitakan, Taryadi pada Rabu (6/10/2021) ditetapkan sebagai tersangka karena merupakan ketua dari ormas F-Kamis yang disebutkan polisi sebagai dalang kerusuhan.

Polisi menjelaskan, peran Taryadi ini, selain menggerakan, ialah menghasut massa untuk melakukan perlawanan terhadap para petani yang bermitra dengan PG Jatitujuh.

"Motifnya adalah kelompok F-Kamis ini adalah mempertahankan lahan garapan yang diakui sepihak di kawasan HGU PT Rajawali Jatitujuh," kata Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, di Mapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021) seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Anggotanya Terlibat Bentrok Berdarah di Lahan Tebu Majalengka, Ketua DPRD: Hak Imunitas Tak Bisa Diutamakan".

Kasus Pembunuhan Lainnya

Gara-gara masalah handphone dan uang, pria di Medan bunuh ayah dan kakak kandungnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved