Breaking News:

Ngaku Sangat Senang Resmi Menduda, Kesehatan Ferry Irawan Memburuk di Hari Putusan Cerai

Aktor Ferry Irawan dan Anggia Novita kompak tidak hadir dalam sidang putusan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

YouTube
Tangisnya makin pecah menceritakan kenyataan dirinya digugat cerai sang istri, Anggia Novita saat sedang sakit. 

Curhat Ferry Soal Penyakitnya

Ferry Irawan mengungkapkan segudang cerita perihal penyakit yang diidapnya.

Rupanya, ia terkena penyakit langka distonia sejak tahun 1999.

Sontak, hal itu membuatnya memiliki berbagai cerita tak biasa. 

Ferry Irawan merupakan artis yang tenar pada era 1990-an.

Ia kemudian membeberkan kronologi mengidap penyakit tersebut.

Distonia merupakan penyakit yang menyerang saraf motorik otak kecil.

Baca juga: Berawal dari Sakit Kepala, Ferry Irawan Tak Menyangka Dirinya Idap Penyakit Distonia: Dikira Migrain

Baca juga: Tak Kaget Digugat Cerai Ferry Irawan, Anggi Legowo Sudah Ditalak 3, Ingin Punya Anak Jadi Alasan

Ferry Irawan mengungkapkan beberapa hal terkait penyakit yang diidapkan saat ini.
Ferry Irawan mengungkapkan beberapa hal terkait penyakit yang diidapkan saat ini. (Instagram @ferryirawanofficial)

Selain kronologi, Ferry Irawan juga mengungkapkan penyesalannya.

Semua itu Ferry Irawan ceritakan melalui perbincangan di kanal YouTube Melaney Ricardo.

Lantas, hal apa saja yang dia ungkapkan?

Mengutip dari Kompas.com dengan judul "Curhat Ferry Irawan soal Penyakit Distonia yang Diidapnya, Menyesal Pernah Sombong", berikut ulasannya.

Baca juga: Sering Ajak Mertua ke Luar Negeri, Anggia Novita Bingung Dianggap Menghina Ibu Ferry Irawan

1. Kronologi

Dulu, dalam seminggu ia bisa membintangi tiga sinetron sekaligus.

Sistem tayang sinetron saat itu memang masih mingguan.

Masih muda dan merasa kuat, Ferry pernah syuting dari jam 9 pagi dan baru selesai keesokan harinya jam 11 siang.

Suatu hari pada 1999, ia merasakan sakit kepala dan menduga hanya migrain.

Setelah berobat ke dokter, ia dinyatakan mengalami vertigo.

Lantas semakin lama posisi kepalanya tertarik hingga miring.

Mencoba diurut, tetapi tetap tidak bisa kembali ke posisi tegak.

Ia pun konsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan MRI dan CT-scan.

"Pas diperiksa semuanya, pembuluh darahku udah pecah.

Tapi larinya bukan ke stroke. Enggak mencong, tapi ngomongnya pelo," ucap Ferry Irawan.

Baca juga: Bongkar Kelakuan Ferry Irawan yang Hobi Kabur selama Nikah, Anggia Novita : Dia Bilang Gak Mau Urus

Ferry sampai menemui enam dokter untuk mencari tahu penyakitnya hingga bertemu Profesor Jusuf Miscbah dan dinyatakan mengidap distonia.

2. Saat kambuh

Saat distonia kambuh, Ferry akan bergerak di luar kendalinya.

"Kalau sudah kambuh menyebabkan orang tersebut seperti orang (sakit) Parkinson, tremor, tubuh bergerak di luar perintah otak semuanya," tutur Ferry Irawan.

Meskipun kepalanya dipegang kuat oleh orang lain, gerakan kencang itu tak dapat diredam.

"Boleh dibilang aku geraknya sudah di luar kendali, kepala juga jadi sengklek miring, maaf (mulut) juga sudah ngeces terus.

Makan enggak akan bisa, enggak bisa aktivitas," kata Ferry Irawan.

Ferry pun masih mengalami tremor pada tangannya kini.

3. Stadium 3 dan berharap tidak tambah parah

Ferry Irawan mengungkapkan beberapa hal terkait penyakit yang diidapkan saat ini.
Ferry Irawan mengungkapkan beberapa hal terkait penyakit yang diidapkan saat ini. (Instagram @ferryirawanofficial)

Distonia yang dialami Ferry sudah stadium tiga.

Maka, ia berharap kondisinya tidak bertambah parah.

"Aku sudah stadium tiga, jangan sampai ke stadium empat. Karena kalau stadium empat menjadi katatonia, dalam bahasa gampangnya hidup segan mati enggak mau," ujar Ferry Irawan.

"Misalnya posisi aku terakhir lagi duduk, stuck aku seumur hidup begitu. Fisik ada, nyawa ada, tapi otak sudah mati," imbuhnya menjelaskan.

Kata Ferry penyebab distonia tersebut salah satunya pikiran dan stres akut.

4. Pernah ingin akhiri hidup

Dari 1999 sampai 2001 Ferry tidak bisa beraktivitas. Ia hanya terbaring di tempat tidur dan diurus orangtuanya.

"Terakhir itu aku mikir sjdah deh aku suicide aja deh, akhirin hidup aku aja deh. Kayaknya udah nih. Sampai aku bentur-benturin kepala ke tembok," tutur pria kelahiran tahun 1977 itu.

Ferry nyaris berbuat nekat. Dia menyatakan langsung di depan ibunya hendak mengakhiri hidup.

Baca juga: Bongkar Kelakuan Ferry Irawan yang Hobi Kabur selama Nikah, Anggia Novita : Dia Bilang Gak Mau Urus

Sebab, ia merasa tidak adil karena sakit berat pada saat kariernya sedang bagus.

5. Akui sombong dan menyesal

Ferry mengakui tidak mendengarkan nasihat orangtuanya saat masih berjaya dulu.

"Kadang kita mengabaikan nasihat orangtua, ya. Zaman dulu aku pikir masih muda, duit banyak," ucap Ferry Irawan.

"Orangtuaku pernah bilang, jangan lupa bersyukur, kalau bisa kamu tabung apa yang kamu dapat, investasi, karena kamu bukan pegawai negeri yang dapat pensiunan," tambahnya.

Namun, sifat sombong saat itu menguasai jiwanya seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Curhat Ferry Irawan soal Penyakit Distonia yang Diidapnya, Menyesal Pernah Sombong".

"Ego anak mudaku muncul. 'Tenang aja Pa, duit yang cari aku'. Datanglah sifat manusia sombong seperti itu," ujar Ferry.

Dua minggu setelah itu ia mulai mengalami sakit distonia. Ferry pun sadar Tuhan dapat membalikkan kehidupannya dalam sekejap.

"Semua yang aku punya, mobil, rumah, motor besar, jam rolex, habis sampai tabunganku nol rupiah demi berobat," jelas Ferry.

Sekarang Ferry masih berusaha untuk sembuh total.

Juni lalu pembuluh darahnya sempat pecah. Ia juga memiliki keluhan saraf terjepit. Disarankan operasi, tetapi biayanya belum tercukupi.

(WARTA KOTA/Arie Puji Waluyo/ARI).

Artikel lainnya terkait Ferry Irawan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved