Breaking News:

Sarankan Pemilu Dimajukan dari Mei Jadi Februari 2024, PDIP: Bisa Ganggu Ibadah Puasa & Idul Fitri

Pihak PDIP menolak jika pemilu diadakan tanggal 15 Mei 2024, berikut alasan lengkapnya.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews
Ilustrasi pemilu - Pihak PDIP menolak jika pemilu diadakan tanggal 15 Mei 2024, berikut alasan lengkapnya. 

TRIBUNMATARAM.COM - Pihak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menolak usulan pemerintah perihal pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Perlu diketahui, pemilu rencanakanya akan diselenggarakan pada 15 Mei 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Junimart Girsang.

Rupanya, pihak PDIP memiliki alasan tersendiri mengenai penolakan tersebut.

Menurut mereka, pemilu di tanggal tersebut akan berbenturan dengan Bulan Suci Ramadhan.

Bulan Ramadhan sendiri akan jatuh pada Maret hingga April 2024.

Baca juga: Baju Dinas Louis Vuitton DPRD Kota Tangerang Viral, Bintang Emon: Pas Pemilu Baginya Pakaian Partai

Baca juga: Heboh Hoaks Megawati Sakit, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Disebut Sempat Ngamuk dan Jengkel

Anggota Komisi III sekaligus politisi PDI-P Junimart Girsang saat ditemui di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/1/2018).
Anggota Komisi III sekaligus politisi PDI-P Junimart Girsang saat ditemui di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/1/2018). (Kompas)

Pihak PDIP, lanjut Junimart, tidak ingin penyelenggaraan pemilu mengganggu jalannya ibadah puasa.

“Waktu tersebut kurang tepat karena bersamaan dengan masa kampanye.

Sudah pasti pelaksanaan pemilu akan mengganggu ibadah puasa dan Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (10 /4/2024)," imbuh Junimart dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Alasan lain, lanjut dia, pelaksanaan pemilu pada 15 Mei 2024 nanti akan menyebabkan penyelenggaraan pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak sangat sulit dilakukan. Sebab, tenggang waktunya yang sangat sempit.

Baca juga: Baliho Puan Maharani Dicoreti Open BO, Anggota PDI: Pihak Eksternal Ingin Buat Persoalan di Intern

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved