Sebut Peluang Gugat Balik Ustaz Solmed Terbuka Lebar, Kades Cisewu: 'Ini Hanya Kesalahpahaman'

Kepala Desa Cisewu angkat bicara mengenai masalah warganya dengan Ustaz Solmed.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews/ Jeprima
Ustad Solmed saat ditemui pada acara konferensi pers Program Ramadhan SCTV di Gedung SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2016) 

“Warga juga makin semangat, makanya pas hari H, yang datang banyak, bukan hanya dari Desa Cisewu,” kata Cecep. 

Kejadian hari H

Pada hari H pengajian, menurut Cecep, saat Ustaz Solmed sedang mengisi pengajian di Pangalengan, pihak panitia pengajian pun mendatangi Ustaz Solmed untuk memastikan agenda pengajian di Cisewu sekaligus menjemput.

Saat itu, Ustaz Solmed pun masih menyatakan kesanggupannya, dan meminta waktu untuk beristirahat dan akan menyusul.

“Ustaz Solmedmelihat di Google Map jaraknya hanya 1,5 jam dari Pangalengan, jadi minta waktu untuk istirahat dulu,” katanya.

Malam harinya, menurut Cecep, Pak Suwarna mendapat telepon dari Ustaz Solmed yang mengabarkan dirinya terjebak longsor hingga jalan ditutup seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Ustaz Solmed Laporkan Kades Cisewu Ternyata Salah Sasaran, Kades: Bisa Dituntut Balik".

Baca juga: Akan Dilaporkan karena Tak Hadiri Ceramah di Garut, Ustaz Solmed: Makin ke Sini Kayak Keranjingan

Padahal, jalan dibuka tutup karena ada pembersihan bekas longsoran. Panitia pun, sudah siap menjemput Ustad Solmet.

“Ustaz Suwarna sudah bilang tidak ada longsor dan akan kirim panitia menjemput, tapi Ustaz Solmed sudah keburu menutup telepon,” katanya.

Sejak itulah, komunikasi dengan Ustaz Solmed putus, panitia yang menjemput pun, tidak bertemu dengan Ustaz Solmed di lokasi jalan yang dibuka tutup.

Padahal, menurut Cecep, ribuan warga sudah menanti kedatangan Ustaz Solmed.

Cecep kisahkan Suwarna kelabakan Ustaz Solmed batal hadir, sampai kasihan

Cecep menceritakan, saat itu Suwarna terus berupaya menghubungi Ustaz Solmed. Namun, tidak juga ada balasan kontak, sementara panitia sudah berupaya mengulur waktu dengan mengisi panggung dengan penampilan marawis.

Hingga akhirnya, Suwarna pun diminta berbicara di panggung mengabarkan batalnya kehadiran Ustad Solmet.

“Warga kecewa, Pak Suwarna hampir jadi sasaran amuk warga, tapi tokoh masyarakat menenangkan warga,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved