Ibadah Puasa

Penjelasan Lengkap Puasa Sunah Puasa Tarwiyah, Dianjurkan Bagi yang Berhaji & Tidak, Ini Alasannya

Puasa sunah tarwiyah adalah ibadah yang dianjurkan bagi mereka yang berhaji dan tidak, berikut alasannya.

Editor: Irsan Yamananda
discoverhongkong.com
Ilustrasi - Puasa sunah tarwiyah adalah ibadah yang dianjurkan bagi mereka yang berhaji dan tidak, berikut alasannya. 

Niat puasa Tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

(Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala)

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Dilansir Babel.kemenag.go.id, keutamaan puasa Tarwiyah menghapus dosa setahun, sedangkan puasa hari Arafah menghapus dosa dua tahun.

Dengan berpuasa hari Tarwiyah dan puasa hari Arafah, pahala kita akan bertambah, dosa-dosa kita dihapus, dan memperoleh ridho Allah SWT.

Puasa Tarwiyah dianjurkan bagi yang berhaji maupun yang tidak sedang berhaji, bahkan beserta tujuh hari sebelumnya.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Sunah Syaban dalam Bahasa Arab dan Latin, Dilengkapi dengan Keutamaannya!

Adapun puasa sebelum Idul Adha lainnya adalah puasa Dzulhijjah dan Arafah.

Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 7 bulan Dzulhijjah.

Saat ini, puasa Dzulhijjah telah memasuki hari ketujuh, Sabtu (17/7/2021).

Sementara itu, puasa Arafah dijalankan pada 9 Dzulhijjah atau Senin (19/7/2021).

Berikut ini mengenai puasa Dzulhijjah dan Arafah:

- Puasa Dzulhijjah

Niat Puasa Dzulhijjah

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved