Santap Ayam & Sop dari Nikahan, 13 Orang di Tangerang Mual-mual, Diduga Keracunan Bumbu Kadaluwarsa

Berikut kronologi 13 orang keracunan makanan diduga karena bumbu kadaluwarsa di Tangerang.

Editor: Irsan Yamananda
click2houston.com
Ilustrasi - Berikut kronologi 13 orang keracunan makanan diduga karena bumbu kadaluwarsa di Tangerang. 

Pelaku melakukan pembunuhan dengan memberikan jamu penggugur kandungan yang dicampur racun.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut deretan faktanya.

Baca juga: Anak di Jepara Bunuh Ibu Kandung Gegara Masalah Sepele, Korban Sempat Minta Pelaku Tak Mengaku

Kronologi Penemuan Mayat

Ada pun kronologi penemuan jenazah, Ipda Yahya mengatakan, bermula saat seorang warga bernama Samsuri sekitar pukul 20.30 Wib, hendak memberi pakan ternak yang ada di belakang rumahnya.

Dari kejauhan dia melihat seseorang tergeletak dengan posisi tengkurap di lapangan belakang rumahnya itu.

Samsuri yang penasaran lantas mengajak Sampan, tetangganya, untuk memastikan tubuh yang tergeletak di lapangan tersebut.

"Dari pengecekan itu terungkap bahwa korban adalah tetangganya sendiri," lanjut Yahya.

Atas temuan itu mereka segera menghubungi Agus Sulkan, seorang perangkat desa, dan akhirnya pelaporannya diteruskan kepada polisi.

"Kami menerima laporannya sekitar pukul 21.00 WIB," lanjut Yahya.

Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Usai olah TKP, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani otopsi.

Turut diamankan beberapa barang yang diduga milik korban, di antaranya sebuah ponsel, sepasang sandal jepit, serta sebuah jilbab merah muda.

Baca juga: Ali Kalora, Teroris Paling Dicari yang Tewas Ditembak: Disebut Sadis & Tak Segan Bunuh Warga Poso

Pelaku Pacar Korban

Kapolres Kediri Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan, penangkapan bermula dari penyelidikan TKP dan didapati petunjuk dari ponsel korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

Dari ponsel tersebut terungkap percakapan yang mencurigakan dengan teman laki-lakinya, sehingga dilakukan pencarian terhadapnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved