Tak Bisa Bayar Teman Kencan, Pria Hidung Belang di Jaktim Pura-pura Dirampok, Kini Terancam Dibui

Seorang pria hidung belang di Jakarta Timur buat laporan palsu ke polisi dan pura-pura dirampok 5 orang.

Editor: Irsan Yamananda
Istimewa
Ilustrasi - Seorang pria hidung belang di Jakarta Timur buat laporan palsu ke polisi dan pura-pura dirampok 5 orang. 

Aksi tak senonoh tersebut dilakukan di sebuah hotel melati yang berada di wilayah Kota Metro dan Lampung Timur.

Perbuatan asusila pertama dilakukan di Hotel Citra 3 Metro.

Kemudian perbuatan asusila kedua dilakukan di Hotel Indah Permai Kabupaten Lampung Timur.

"Penyidik lalu mendatangi Hotel tempat mereka menginap tersebut dan menemukan terdapat nama SDM di buku tamu hotel," ujar Iptu Andre.

Pengelola hotel mengakui jika SDM dan EL pernah menginap di kedua hotel itu.

"Penyidik juga menemukan selimut dan seprai sesuai dengan yang ada di foto tersebut," kata Andre.

Melihat fakta-fakta tersebut baru lah diyakini bila SDM sudah membuat laporan palsu.

Warga Gunung Agung, Tulangbawang Barat tersebut pun dijebloskan ke penjara atas tuduhan pembuatan laporan palsu tentang perbuatan asusila terhadap seorang mahasiswi berinisial EL (29).

Atas perbuatannya, polisi menjerat SDM dengan pasal berlapis dengan ancaman tujuh tahun penjara.

SDM dijerat dengan pasal asusila dan pasal 242 KUHP ayat 3 tentang membuat laporan palsu.

"Oknum anggota DPRD ini ditahan terhitung Jumat hari ini," kata Iptu Andre Try Putra.

Kasus Video Asusila di Halte Senen

Kasus video asusila juga pernah terjadi di Halten Senen.

Gadis muda yang viral sedang berbuat asusila di halte ternyata sedang hamil tua.

Rupanya di rahim perempuan berinsial MA (22) tengah mengandung janin bayi berusia 35 minggu atau sekitar 8 bulan lebih 3 minggu.

Seperti diketahui, MA sempat menjalani serangkaian pemeriksaan usai diamankan polisi usai video asusilanya bersama seorang pria di halte busway yang berlokasi di Jakarta Pusat viral.

MA berhasil diciduk aparat kepolisian tak lama setelah video asusilanya viral di medsos.

MA sempat menjalani pemeriksaan oleh penyidik hingga pemeriksaan kejiwaannya yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

MA sudah dibawa oleh petugas sejak Selasa (26/1/2021) untuk diperiksa kejiwaannya.

"Iya kita bawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan test kejiwaannya," kata Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono beberapa waktu lalu

Setelah sekitar satu minggu menjalani pemeriksaan kejiwaan, rupanya perempuan yang belum bersuami itu sedang hamil tua.

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan kesehatan MA oleh tim dokter rumah sakit..

"Yang bersangkutan juga sedang hamil sekitar 35 minggu," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin, Selasa (2/2/2021).

Namun, belum diketahui secara pasti siapa sosok ayah dari janain bayi yang ada di dalam kandung MA.

Disisi lain, polisi masih mencari keberadaan pria yang berbuat asusila bersama MA di halte yang berlokasi di wilayah Jakarta Pusat tersebut.

Kasus Dihentikan

Kasus hukum yang menjerat MA terpaksa dihentikan oleh penyidik.

Bukan lantaran MA sedang hamil, namun ada hal lain yang menjadi pertimbangan penyidik untuk melepas MA dari jeratan hukum.

Menurut AKBP Burhanuddin, pihaknya terpaksa menghentikan kasus dugaan tindakan asusila di Halte SMKN 34 tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan, MA (22) yang disebut sebagai pelaku asusila ternyata mengalami gangguan mental.

"Karena MA tidak bisa mempertanggungjawabkan (karena gangguan mental) secara hukum, ya tidak diproses lebih lanjut," terang AKBP Burhanuddin ​​​​​​di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2021).

Saat ini Polres Metro Jakarta Pusat masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut yang terbaik bagi MA.

Meski kasus MA dihentikan, namun Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih akan melakukan pengejaran terhadap pelaku pria yang terlibat dalam tindakan asusila bersama MA.

"Kita terus dalami," ujar AKBP Burhanuddin.

Sosok Pria Masih Dicari

Sosok pria yang berbuat asusila bersama MA hingga kini masih dicari polisi.

Polisi juga belum mendapatkan keterangan secara detail terhadap pelaku MA.

Motifnya pun belum diketahui, kenapa yang bersangkutan melakukan hal itu di tempat umum.

Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono mengaku saat ini masih memburu pelaku pria yang ada dalam video tersebut yang turut serta berbuat asusila dengan MA di Halte yang sempat viral di media sosial.

"Pemeriksana tersangka belum bisa menunjukan identitas pasangannya. Semoga kedepan bisa segera dilakukan," ucapnya.

MA (21) 

tersangka kasus asusila di Halte Senen dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Selasa (26/1).
MA (21) tersangka kasus asusila di Halte Senen dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Selasa (26/1). (Warta Kota/Joko Suprianto)

Artikel lainnya terkait laporan palsu

(Kompas/ Nirmala Maulana Achmad)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved