Curhat Kakek di Demak, Masuk Tahanan karena Serang Pencuri, Dilaporkan Atas Kasus Penganiayaan

Berikut pengakuan seorang kakek di Demak yang ditahan karena menyerang terduga pencuri.

Editor: Irsan Yamananda
Dokumentasi Haryanto Kuasa Hukum Mbah Minto
Mbah Minto saat dijenguk Haryanto Kuasa Hukumnya di sel tahanan Kejaksaan Negeri Demak. 

Barang bukti pencurian berupa satu unit sepeda motor, jeriken biru tempat ikan, satu perangkat alat penyetrum ikan yang terdiri dari satu acu, kabel dan dua stik penyetrum ikan disita.

“Perkara pencurian ini dalam tingkat penyidikan. Pelaku pencurian secepatnya kita lakukan pemeriksaan setelah kondisinya membaik. Pelaku ini sempat dirawat di rumah sakit selama dua minggu karena lukanya cukup parah,” ujar Budi.

Baca juga: Viral Video Dugaan Penganiayaan Tahanan di Medan, Kalapas: Masalah Minta uUang Jelas Tidak Benar

Budi menegaskan, pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini akan dijerat KUHP pasal 363 ayat 1 (ketiga) dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara.

“Kita melayani secara profesional. Kasus ini akan kita sidik sampai tuntas,” tandas Budi seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Bacok Pencuri yang Coba Menyetrum, Mbah Minto Malah Ditahan".

Wanita di Deli Serdang Ngaku Dianiaya Preman tapi Malah Jadi Tersangka

Pengakuan seorang wanita di Deli Serdang, Sumatera Utara jadi sorotan publik.

Ia mengaku menjadi korban penganiayaan preman di sebuah pasar.

Namun, ia justru dijadikan tersangka oleh pihak berwajib.

Mengenai hal ini, pihak Polda Sumut angkat bicara.

Pihaknya beserta Polrestabes Medan disebut telah mengambil alih penanganan kasus penganiayaan tersebut.

Perlu diketahui, peristiwa ini terjadi di Pasar Gambir, Tembung yang terjadi pada Minggu (5/9/2021) siang.

Baca juga: Guru yang Tewas di Kos Deli Serdang Ternyata Dibunuh, Pelaku Ngaku Melawan karena Dirudapaksa Korban

Baca juga: Curhat Korban Penganiayaan Preman di Deli Serdang yang Jadi Tersangka: Sama Siapa Aku Minta Keadilan

Ilustrasi penganiayaan - Pihak Polda Sumatera Utara angkat bicara mengenai wanita yang ngaku dianiaya preman tapi malah jadi tersangka.
Ilustrasi penganiayaan - Pihak Polda Sumatera Utara angkat bicara mengenai wanita yang ngaku dianiaya preman tapi malah jadi tersangka. (http://www.ladbible.com)

Kedua belah pihak sama-sama membuat laporan penganiayaan.

Laporan itu mereka sampaikan ke Polsek Percut Sei Tuan.

Kini, keduanya telah sama-sama ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved