Bocah SD Dianiaya 4 Teman: Tulang Leher Patah & Koma 3 Hari, Ibu Sempat Bingung karena BPJS Nunggak

Begini kondisi bocah SD yang dianiaya 4 orang temannya hingga koma selama tiga hari.

Editor: Irsan Yamananda
TribunJakarta/ Istimewa
Ilustrasi - Begini kondisi bocah SD yang dianiaya 4 orang temannya hingga koma selama tiga hari. 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus penganiayaan terjadi di daerah Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Korbannya adalah seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial AFS (12).

Peristiwa itu terjadi di daerah Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas.

Ia dianiaya oleh empat orang temannya di dalam kelas.

Akibatnya, AFS mengalami patah tulang leher.

Tak hanya itu, korban juga sempat koma selama tiga hari.

Baca juga: Soal Kasus Kakek Ditahan di Demak, Polisi: Penganiayaan Dilaporkan Tanggal 8, Pencurian 11 Oktober

Baca juga: Soal Kasus Wanita Dianiaya Preman di Medan Jadi Tersangka, Polri: Penyidikan Tidak Profesional

Ilustrasi penganiayaan - Begini kondisi bocah SD yang dianiaya 4 orang temannya hingga koma selama tiga hari.
Ilustrasi penganiayaan - Begini kondisi bocah SD yang dianiaya 4 orang temannya hingga koma selama tiga hari. (http://www.ladbible.com)

Korban tak sadarkan diri setelah dianiaya temannya.

Ia kemudian menjalani perawatan di rumah saktit.

AFS dirawat sejak Senin (11/10/2021) dalam kondisi koma.

Ia menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr Shobirin Kota Lubuk Linggau.

Baca juga: Wanita di Deli Serdang Ngaku Dianiaya Preman tapi Malah Jadi Tersangka, Polda Sumut Angkat Bicara

NV yang merupakan ibu korban mengatakan, saat kejadian itu ia sedang berada di kebun untuk menyadap karet.

Tiba-tiba, kakek korban datang menghampirinya dan memberikan kabar bahwa AFS sudah dikeroyok oleh empat orang temannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas AKP Alex Adryan pun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, mereka masih melakukan pengembangan motif di balik korban dikeroyok.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved