Ibu di Banyumas Tewas Tertabrak Kereta Saat Selfie, KAI: Diperingatkan Masinis, Tapi Tak Dihiraukan

Berikut kronologi seorang ibu rumah tangga di Banyumas tewas tertabrak kereta api saat selfie.

Editor: Irsan Yamananda

"Warga yang menjadi saksi sudah berupaya meneriakinya bahwa ada kereta api yang lewat, tapi tidak terdengar," kata Nahri yang dihubungi Kompas.com Minggu (15/11/2020).

Satu orang tewas, dua terluka

Kata Nahri, dalam peristiwa itu, satu orang tewas yakni sopir mobil, dua luka-luka merupakan penumpangnya.

"Sopir meninggal dunia dan dua penumpangnya mengalami luka-luka," ujarnya.

Selanjutnya korban luka dibawa ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatakan pertolongan medis.

Ada 400 perlintasan liar

Pasca-peristiwa itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat akan melewati perlintasan kereta api.

Saat ini, sambungnya, pihaknya terus melaksanakan penutupan perlintasan liar untuk keselamatan bersama.

Kata Rusen, ada sekitar 400 lebih perlintasan liar di wilayah Divre II dan untuk tahun 2020 hingga November sudah ditutup sebanyak 26 pelintasan liar.

"Kami targetkan pada tahun ini bisa ditutup sekitar 51 perlintasan liar demi keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan pengendara di jalan," kata Rusen dalam keterangan tertulisnya.

Sudah Sering Terjadi

Tabrakan kereta di perlintasan tanpa pintu memang sudah marak terjadi.

Kamis (12/9/2019) petang terjadi kecelakaan di Jombang.

Insiden tabrakan antara mobil Datsun GO Panca dengan kereta di perlintasan tanpa petugas.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved