Kanal

Update Korban Virus Corona Hingga 14 Februari 2020, 65.247 orang, Hampir 1.500 Meninggal Dunia

Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. - AFP/STR/CHINA OUT

Filipina : 3 terinfeksi dan 1 meninggal

Italia: 3 terinfeksi

Rusia: 2 terinfeksi

Spanyol: 2 terinfeksi

Nepal: 1 terinfeksi

Sri Lanka: 1 terinfeksi

Finlandia: 1 terinfeksi

Kamboja: 1 terinfeksi

Belgia: 1 terinfeksi

Swedia: 1 terinfeksi

Kabar baiknya, orang yang dinyatakan sembuh dari virus corona Wuhan pun terus bertambah.

Jika pada Kamis (13/2/2020) tercatat sedikitnya 5.963 orang dinyatakan sembuh dan sehat, pada hari ini angka itu bertambah menjadi 7.099 orang.

Ini Artinya, 1.136 orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dapat pulih.

Kata ahli Indonesia soal dugaan Covid-19 tak teridentifikasi di Indonesia UPDATE Terbaru Virus Corona: 60.095 Orang Terinfeksi, 1.362 Jiwa Meninggal, dan 5.901 Orang Sembuh (Tangkap Layar Thewuhanvirus.com)

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr Agus Susanto angkat bicara terkait dugaan yang disampaikan ahli Harvard tersebut.

"Begini, kembali lagi kita percaya atau tidak pada pemerintah, apalagi penelitian dan pengembangan kesehatan (Litbangkes RI).

Sampai saat ini tidak ditemukan kasus tersebut, berarti memang tidak ada kasus, apalagi pandemi tidak terdeteksi," kata Dr dr Agus Susanto SpP(K), Ketua PDPI di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menurut dia, secara logika dicontohkan jika ada setidaknya 62 kasus kejadian orang terduga terinfeksi dan 59 orang telah dinyatakan negatif, dan dalam masa inkubasi virus tersebut tidak ada gejala berat, maka itu artinya pasien terduga dinyatakan baik-baik saja.

"Toh sampai sekarang pasien yang dinyatakan negatif itu enggak ada yang meninggal dan sakit berat kan?

Artinya hasil ujinya itu terbukti," kata dia.

Ditegaskan dia, kita harus mempercayai bahwa hasil deteksi tersebut memang benar negatif.

Khawatir itu diperbolehkan, tetapi jangan khawatir sampai serius menanggapi isu tidak berdasar ini.

Masih Nol Kasus Virus Corona, Benarkah Indonesia Tak Mampu Mendeteksinya?

Ahli medis atau petugas laboratorium yang menangani deteksi Covid-19 di Indonesia merupakan dokter-dokter ahli.

Jika hasil laboratorium adalah disebabkan bakteri, maka itu akan berbeda dengan penyebabnya virus.

Serta, prosedur dan alat deteksi yang dilakukan tim ahli di Indonesia sudah sesuai dengan aturan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jadi, tidak akan sembarangan hasil deteksi yang dikeluarkan oleh tim ahli medis di Indonesia.

"Risiko masuknya Corona (Covid-19) itu bisa terjadi. Bukan berarti tidak terjadi. Kondisi tersebut saat ini bisa ada. Tapi, kalau sudah hasilnya negatif, ya berarti negatif," ujarnya. (Kompas.com/ Gloria Setyvani Putri/ Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Virus Corona 14 Februari:1.491 Meninggal, 65.247 Terinfeksi"

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com

Makna Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Listrik Gratis dan Diskon, Kode Ini yang Tak Dapat Subsidi

Berita Populer