Virus Corona

Menilik Prediksi Akhir Wabah Covid-19 di Indonesia, Belum Capai Puncak, Potensi Naik Sangat Besar

Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi

Adapun cakupan tes yang tinggi ini akan berfungsi untuk menjaga supaya layanan kesehatan tetap cukup atau tidak overload akibat banyak pasien memerlukan ICU atau ventilator.

Dicky juga menyebut indikator tes lain, yaitu angka kematian.

"Bila angka kematian masih ada, artinya kita relatif masih di belakang kecepatan penularan Covid-19," sambungnya.

Tanggung jawab bersama

 

Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Jawa Barat melakukan rapid test dan tes usap Covid-19 pada penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jumat (26/6/2020). Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto ini dilakukan untuk memetakan sebaran Covid-19.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Dicky juga mengingatkan bahwa kasus penularan virus corona tidak hanya terjadi di komunitas melalui transmisi lokal, tetapi juga kasus impor, baik dari luar negeri atau luar wilayah.

"Artinya, program pengendalian yang dilakukan di dalam wilayah (tes, lacak kasus, isolasi, dan perubahan perilaku) tidak dapat dipisahkan dengan pengetatan di pintu masuk negara atau wilayah," jelasnya.

"Selain itu, menjadi penting sekali untuk menanamkan pemahaman bahwa ini adalah tanggungjawab bersama. Setiap diri kita memiliki peran yang sangat penting untuk menghambat atau memperlambat penularan Covid-19," sambungnya.

Adapun langkah yang dapat dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan mengubah perilaku.

"Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) ini sangat mendasar dan bermanfaat untuk turut melandaikan kurva," ujar Dicky.

Halaman
1234
Penulis: Salma Fenty
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram

Berita Populer