Berita Terpopuler

POPULER Demi Bisa Berhaji dengan Ibu, Pengamen Putus Sekolah Nabung 20Ribu per Hari selama 10 Tahun

Slamet dan ibunya menunjukkan surat pendaftaran haji.

Akibat kondisi keuangan keluarganya yang terbatas, Slamet terpaksa harus putus sekolah sejak SD.

Slamet mengatakan, setiap hari dirinya mengamen dari pagi hingga malam demi mewujudkan impian berhaji dengan sang ibu.

Biasanya, Slamet berangkat mengamen dengan berjalan kaki pada saat Subuh dan kembali pukul 22.00 WIB.

Uang yang didapatnya tersebut ia kumpulkan sedikit demi sedikit.

"Tiap hari nabung ke ibu Rp 20.000- Rp 25.000. Tabungannya disimpan ibu. Kalau sudah banyak, uang recehan ditukar ke toko," kata dia.

Oleh ibunya, uang-uang itu hanya disimpan di kantong plastik di rumahnya.

"Disimpan di tas kresek dan disimpan di rumah sampai banyak," Slamet mengenangnya.

Slamet dan ibunya menunjukkan surat pendaftaran haji. (L. Hidayat for KOMPAS)
 

Mendaftar haji

Uang tersebut cukup untuk mendaftar haji setelah Slamet dan ibunya menabung bertahun-tahun.

"Saya nabung 10 tahun," ungkap dia.

Halaman
1234

Berita Populer