Kisah Risma Saat Masih Jabat Walkot Surabaya, Tangan Patah karena Masuk Got: Saya Tidak Ingin Banjir

Tri Rismaharini menemui pemulung di Sungai Ciliwung, belakang kantor Kementerian Sosial.

"Saya tidak pernah bayangkan jadi wali kota tetapi Tuhan itu adil bahwa bapak-bapak juga berhak untuk berhasil untuk sukses."

"Nggak apa-apa kita jadi apapun, aku juga jadi Wali Kota mau bersihkan jalan, mau nyapu, mau bersihkan got itu tidak apa-apa."

"Sudah nanti Tuhan yang akan melihat," tutupnya.

"Saya sebenernya tidak mau riya. Itu sudah saya lakukan sejak dulu."

"Namun ini untuk menyemangati para pemulung yang lain atau orang-orang yang mungkin saat ini merasa tidak ada harapan bahwa kalau mereka berniat pasti ada jalan, pasti Tuhan memberikan jalan," kata Risma.

Tri Rismaharini menolak kritik yang menganggap dirinya hanya sibuk dengan kegiatan blusukan untuk mencari tunawisma tanpa menghiraukan persoalan lain dalam kapasitasnya sebagai menteri sosial.

Menurut Risma, kegiatannya bertemu dengan tunawisma tanpa dijadwalkan terlebih dahulu.

"Saya tuh kerja juga mbak, saya tuh jalan ke kantor itu pagi. Itu kan nggak blusukan."

"Sebagai contoh ketemu di jalan besar, saya coba tanya mereka, saya tidak blusukan. Saya hanya lewat dari rumah ke kantor," kata Risma.

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat bertemu dengan Kastubi di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021). (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Risma mengaku tidak paham jika kegiatannya dalam menolong orang masih dipersoalkan oleh sejumlah pihak.

Halaman
1234

Berita Populer