Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Eks Pegawai Bank BCA Laporkan Nasabah Seusai Salah Transfer, Begini Duduk Perkara & Aturan Mainnya

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi uang

"Sempat muncul angka Rp 2 juta lalu Rp 3 juta, tapi itu cuma janji. Dia janji-janji terus," terang Nur.

Nur tidak menyangka kasus ini ramai diperbincangkan publik.

Baca juga: Kronologi Ardi Jadi Terdakwa Kasus Salah Transfer BCA Rp 51 Juta, Dikira Komisi Penjualan Mobil

Masih berharap uang kembali

Nur Chuzaimah, pelapor kasus salah transfer Bank BCA (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL)

Meski sudah sampai tahap persidangan, Nur berharap uangnya akan kembali.

"Sampai sekarang saya masih berharap uang saya kembali. Bagi saya nilai itu besar apalagi saya sekarang tidak lagi bekerja," ucapnya.

Kuasa hukum Nur, Sudiman Sidabukke mengatakan uang tersebut belum tentu bisa kembali.

Namun pihaknya yakin, pengembalian uang bakal menjadi pertimbangan hakim.

Saat ini pun pihaknya masih membuka komunikasi dengan Ardi.

"Jika sampai ada pengembalian, majelis hakim tentu akan meringankan hukuman bagi terdakwa," kata dia.

Baca juga: Kronologi Ardi Jadi Terdakwa Kasus Salah Transfer BCA Rp 51 Juta, Dikira Komisi Penjualan Mobil

Ilustrasi hukum (Shutterstock)

Upaya eksepsi hingga penangguhan penahanan

Kuasa hukum terdakwa kasus salah transfer BCA, Hendrix Kurniawan sebelumnya mengajukan penangguhan penahanan pada majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebab, terdakwa Ardi merupakan tulang punggung keluarga dan memiliki tiga anak kecil yang harus dihidupi.

"Kami ajukan penangguhan penahanan karena klien kami adalah tulang punggung keluarga dan masih punya anak kecil.

Ini alasan kemanusiaan saja," kata Hendrix usai sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/3/2021).

Halaman
1234