Gubernur Sebut Rakyat NTT Ingin Jokowi 3 Periode: 'Tentu Aspirasi Harus Sesuai Kehendak Konstitusi'

Editor: Irsan Yamananda
Viktor Laiskodat dan Jokowi

Sebelumnya, wacana presiden tiga periode itu dihembuskan politisi senior, Amien Rais.

Baca juga: Soal Pernyataan Amien Rais Terkait Presiden 3 Periode, Disindir KSP : Tidur Siang Disambar Petir

Mantan ketua PAN itu menyebut ada skenario untuk mengubah ketentuan dalam Undang Undang Dasar 1945 agar masa jabatan presiden bisa bertambah dari 2 periode menjadi 3 periode.

Wacana itu kemudian bergelinding dan disuarakan secara konsisten oleh politisi Gerindra Arif Puyuono dalam berbagai kesempatan.

Terbaru, terhadap wacana presiden 3 periode itu juga direspon Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pidato peluncuran buku secara virtual, Rabu 24 Maret 2021.

Megawati menduga ada yang menciptakan isu itu. Menurutnya, orang yang menyampaikan hal itu adalah orang yang menginginkan jabatan tiga periode seperti dikutip dari  dengan judul Gubernur Viktor Laiskodat : Rakyat NTT Ingin Jokowi Tiga Periode

Masa jabatan presiden telah diatur dalam Pasal 7 UUD 1945 setelah amandemen yang berbunyi "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan."

Viktor Laiskodat Masuk Bursa Capres dari Nasdem

Sebelumnya, nama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat digadang-gadang masuk dalam bursa Calon Presiden RI 2024.

Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu dipertimbangkan Partai Nasdem untuk masuk dalam Konvensi Calon Presiden (Capres) untuk Pilpres 2021.

Partai Nasdem sendiri telah berencana untuk membentuk Panitia Konvensi Capres pada tahun depan, 2022.

Halaman
1234