Update Ibadah Haji 2021, Dubes Arab Saudi Sebut Ada Penyesuaian, Bagaimana Nasib Jemaah Indonesia?

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi foto Masjidil Haram di Mekkah tampak Kabah sedang dibersihkan untuk menghindari dari virus corona

Ia juga membeberkan rencana pemerintah Arab Saudi menambah kuota jamaah haji secara berangsur-angsur hingga mencapai 10 juta di tahun 2030.

Visa yang akan diberikan kepada jamaah haji dan umroh juga bukan hanya visa agama untuk beribadah, tapi juga untuk turis, karena Saudi juga sudah banyak membangun infrastruktur baru seperti dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Dubes Saudi: Akan Ada Penyesuaian Penyelenggaraan Haji 2021.

Pemerintah Saudi juga membangun kota baru bernama Neom, yang dibangun khusus pariwisata, sehingga akan ada banyak dimensi yang akan terbuka dalam hubungan RI – Saudi, terutama dalam urusan  investasi dan pariwisata.

“Di isu ini akan ada penyesuaian secara total. Karena ini tidak hanya tentang kunjungan keagamaan tapi juga tentang pariwisata. Jadi kementerian pariwisata (Saudi) akan mengurus bagian regulasi dan tentu Insya Allah sesegera mungkin akan ada banyak perubahan,” ujarnya.

Sudah Buka Opsi Haji Bagi Jemaah dari Indonesia

Pemerintah Arab Saudi menyatakan ada kesempatan bagi jamaah haji asal Indonesia (RI) dengan jumlah terbatas di tahun ini.

Kabar baik ini disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A. Abid Althagafi di konferensi pers peluncuran buku 'Duta antara Dua Kutub', Kamis (8/4/2021).

"Tentu," kata Dubes Esam kendati dia tidak bisa menyebutkan secara rinci kapan pemerintah Saudi mengumumkan kepastian haji tersebut.

Dubes Esam berujar Arab Saudi saat ini masih menghdapai situasi pandemi seperti negara lainnya. 

Oleh karena itu pihaknya masih mempersiapkan sejumlah regulasi untuk memastikan kesehatan para jamaah haji.

Halaman
1234