Pasangan Gay Thailand Dihujat & Dapat Ancaman Mati dari Netter Indonesia, Psikolog: Meluapkan Stres

Foto pasangan gay Thailand yang viral di Facebook dan menuai hujatan netizen Indonesia.

"Tentunya, ada nilai positif dan ada negatifnya juga (dari karakter netizen Indonesia itu)," kata Hening saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Sisi positif karakter blak-blakan netizen Indonesia dapat dilihat saat kompetisi bulutangkis dunia, All England, Inggris, yang membuat para atlet gagal bertanding beberapa waktu lalu.

"Kekuatan netizen terhadap kesatuan bangsa membangkitkan dengan cepat lintas agama, ras, suku dan budaya untuk kepentingan bangsa ini, contoh kasus All England," kata Hening.

Namun, sisi negatifnya, apabila yang diserang secara psikologis tidak kuat, maka akan membuat seseorang mengalami depresi, saat netizen Indonesia mengunggah komentar-komentar buruk.

Mengapa ini terjadi?

"Sikap dan perilaku netizen Indonesia itu sangat dipengaruhi oleh situasi politik, ekonomi dan sosial yang tidak stabil," jelas Hening.

Sedangkan terkait kasus hujatan terhadap pasangan pengantin gay Thailand ini, Hening mengungkapkan bahwa bagi netizen Indonesia, jelas secara moral etika budaya Asia, khususnya Indonesia pada dasarnya belum bisa diterima masyarakat.

"Apalagi (pasangan gay Thailand) terang-terangan mengumumkan pernikahan gay tersebut."

"Sehingga ini memicu netizen Indonesia untuk bereaksi negatif terhadap kasus tersebut," papar Hening.

Bahkan, dengan berani blak-blakkan dalam berkomentar, yang cenderung vulgar dan kasar, kata Hening, ini dapat membuat orang yang dihujat secara personal mengalami stres dan tertekan.

Halaman
1234

Berita Populer