Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak

Saudara Menhan Prabowo Subianto Turut Gugur di Kapal Selam KRI Nanggala-402: Putra dari Sepupu Saya

Editor: Irsan Yamananda
KRI Nanggala-402.

"Kami sekeluarga akan selalu mengenang jasamu bagi Indonesia tercinta, engkau akan selalu hidup di dalam semangat kami," ucap Prabowo.

Maki KRI Nanggala-402, Polisi di DIY Diciduk: Ada Indikasi Depresi, Kelahiran 1980 Tapi Belum Nikah

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat bertandang ke kediaman almarhum Letnan Dua (Letda) Laut (T) Rhesa Tri Sigar, salah satu personil KRI Nanggala-402, yang telah dinyatakan gugur, Senin (26/4/2021). (Istimewa)

Kapal selam buatan Jerman pada 1977 itu hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021).

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian besar-besaran, termasuk dengan mendatangkan bantuan dari luar negeri.

Pada Minggu (25/4/2021), KRI Nanggala-402 dinyatakan berstatus subsunk (tenggalam) di kedalaman 853 meter.

Hingga kini, tim SAR masih terus berusaha untuk mengangkat bangkai kapal ke permukaan.

Rencananya, 53 jenazah personel KRI Nanggala-402 akan dievakuasi ke Surabaya, Jawa Timur.

Serda Eko Dikenal Rajin Salat

Salah satu awak KRI Nanggala-402, Serda Eko Prasetyo (34), dikenal warga Perum Pondok Halim II, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Bangkalan, sebagai sosok yang ramah.

Paman Eko, Abdul Wahed mengatakan, pria berpangkat sersan itu rajin beribadah secara berjemaah di kompleks perumahan.

Meski harus pulang pergi, Surabaya-Bangkalan, Eko tetap rajin beribadah di mushala.

• Maki KRI Nanggala-402, Polisi di DIY Diciduk: Ada Indikasi Depresi, Kelahiran 1980 Tapi Belum Nikah

• Berharap Jenazah Heri Oktavian Ditemukan, Ibu Awak KRI Nanggala-402: Maafkan Semua Kesalahannya

Serda Eko Prasetyo dikenal sosok yang ramah, santun dan rajin ibadah selama tinggal di perumahan Pondok Halim II Burneh, Bangkalan. (DOK KELUARGA)
Halaman
1234

Berita Populer