Pelaku Pembakaran Gadis di Cianjur Hingga Tewas: 'Saya Tak Tega, Korban Bilang Panas, Panas'

Penulis: Irsan Yamananda
Indah Daniarti, korban pembakaran kekasihnya

"Iya saya tak tega ia bilang 'panas, panas'."

"Maka saya peluk, tapi saya kepanasan dan melarikan diri," kata DB dikutip Tribun Jabar.

DB lantas melarikan diri ke hutan Ciwidey.

DB (32), tersangka pembakar pacarnya sendiri, Indah Diani atau Indah Daniarti (22) di Cianjur, menangis sesenggukan. (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Selama 8 hari ia tak keluar dari huta Ciwidey.

Sampai kemudian, Reskrim Polsek Cidaun dan Polres Cianjur menjemputnya di sebuah rumah di sana.

DB mengatakan ia dan Indah Daniarti memang berencana menikah.

Ia lantas cemburu ketika melihat handphone Indah.

Polisi menunjukkan alat-alat bukti yang dipakai tersangka untuk membakar kekasihnya, dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (11/5/2021). Tribun Jabar 

"Saya menyesal, Pak. Kami berencana menikah. Saya cemburu mengetahui isi chatting handphone-nya hingga saya gelap mata," kata DB

Saat itu, DB menyuruh anak kecil membeli pertalite dan korek api.

"Kami sebelumnya memang bertengkar hebat," kata DB sambil menangis.

Halaman
1234