Serangan Udara Israel Tewaskan 35 Orang Termasuk Wanita dan Anak-anak, Gaza Terancam Dilanda Perang

Editor: Irsan Yamananda
Pasukan keamanan Israel maju di tengah bentrokan dengan jemaah di Masjid Al-Aqsa

Tel Aviv menyatakan, gedung di kawasan Rimai itu dihuni oleh sejumlah pejabat Hamas, mulai dari intelijen hingga pengembangan militer seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang".

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berkilah, mereka sudah memperingatkan penduduk untuk evakuasi sebelum serangan digelar.

Permukiman dan bangunan juga di kawasan Rimai dilaporkan rusak parah, karena digempur pada Rabu pukul 02.00 waktu setempat.

Kementerian Kesehatan Gaza awalnya menyebut 32 orang tewas.

Namun tambahan korban diumumkan radio yang berafiliasi dengan Hamas.

Disebutkan total korban 35 orang setelah tiga orang, termasuk perempuan dan anak-anak, terbunuh dalam serangan di apartemen.

Sementara politisi maupun pejabat militer Israel mengeklaim, mereka "membunuh" puluhan milisi Hamas.

Menteri Pertahanan Benny Gantz menyatakan, pihaknya melancarkan "ratusan serangan" hingga bangunan musuh rontok.

Kementerian kesehatan menerangkan dari korban tewas 10 di antaranya adalah anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, sayap bersenjata Hamas menyatakan mereka menembakkan 210 roket ke Beersheba dan Tel Aviv.

7 Murid & 1 Guru Tewas dalam Penembakan Massal di Sekolah di Rusia, Polisi: Pelaku Berusia 19 Tahun

Halaman
1234

Berita Populer