Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Puan Maharani Singgung Pimpinan Hanya di Socmed, Gibran: 'Lapangan dan Medsos Sama-sama Penting'

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Pertemuan tersebut membahas pencalonan dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Solo.

Dalam acara tersebut, Puan Maharani menyinggung Ganjar Pranowo yang gencar membuat unggahan di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar tak mau banyak memberi komentar.

Ia mengaku lebih memilih untuk fokus kerja pada tugasnya sebagai Gubernur Jateng.

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo VS Puan Maharani Diusung PDIP di Pilpres 2024, Siapa Berpeluang Besar?

Baca juga: PDIP Disebut Kucilkan Ganjar Pranowo, Pakar: Seolah Pintu untuk si Gubernur Jateng Ditutup Rapat

"Kalau terkait dengan itu tugas saya hanya satu, bekerja saja," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (27/5/2021).

"Saya harus melaksanakan tugas saya dengan baik," sambungnya.

Ganjar Pranowo dengan latar belakang foto Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Instagram/Ganjar Pranowo)

Ganjar Pranowo lalu menambahkan, polemik tersebut menjadi urusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Untuk urusan seperti itu, itu urusan ketua umum," katanya.

Mengenai undangan dari DPD PDIP Jawa Tengah untuk membahas hal tersebut, Ganjar mengaku belum ada ajakan.

Dirinya mengaku saat ini akan fokus pada penanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

"Enggak, belum-belum. Saya konsentrasi mengurus Covid-19," ungkapnya.

Sindiran Puan Maharani

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Puan Maharani sempat melontarkan sindiran soal filosofi pemimpin menurutnya.

Menurut Puan, pemimpin seharusnya berada di lapangan, bukan malah di media sosial.

Puan juga menekankan, pemimpin harus berada di lapangan agar orang-orang yang mendukungnya bisa melihat.

Halaman
1234