Bermula dari Ibu yang Curiga Putrinya Murung, Terkuak Aksi Ustaz Guru Ngaji di Jakut Nodai 5 Murid

Ilustrasi perkosaan

Dia sudah beristri dan dikaruniai lima orang buah hati.

Belakangan, tepatnya sejak Maret hingga Mei 2021 ini, Heru ditinggal sang istri yang sedang berada di kampung halamannya di Banten.

Karena nafsunya sudah di ubun-ubun kendati sang istri sedang tak di rumah, Heru akhirnya melampiaskan kebejatannya kepada anak-anak muridnya.

"Istri di kampungnya, di Serang," ucap Heru di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (9/6/2021).

"Kamu melakukan hal itu (pencabulan) karena lama nggak ketemu istri?" tanya Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi.

"Iya," kata Heru.

MA, orangtua dari A (8), korban pencabulan oleh guru ngaji di Penjaringan, Jakarta Utara. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Mengaku Hilaf

Kemudian, Heru mengaku dirinya khilaf ketika mencabuli setiap anak muridnya.

Kepolosan para murid serta status sosialnya sebagai guru ngaji akhirnya memuluskan langkah Heru untuk mencabuli anak-anak didiknya.

Terlebih sogokan berupa baju baru serta uang tunai Rp 5.000-Rp 20.000 makin membuat Heru di atas angin.

Halaman
1234

Berita Populer