Kubur Parsidi Sudah Disiapkan Sebelum Dibunuh saat Hendak Beli Lahan, Terkuak Berkat Kecurigaan Adik

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ilustrasi pembunuhan

Tim Forensik Polda Sumsel bersama tim forensik Polres Muaraenim telah melakukan evakuasi dan otopsi di lokasi terhadap mayat Parsidi.

Dari hasil otopsi memang ditemukan luka-luka benda tumpul. Selanjutnya, jenazah sudah dibawa oleh keluarganya ke Muba.

"Kalau untuk detilnya nanti di Polres Muaraenim yang akan memberikan informasi lebih lanjut," tutupnya singkat.

Informasi yang dihimpun Sripoku.co di lapangan, pada 27 Mei 2021 pukul 09.00 Parsidi diketahui pergi ke Desa Menanti bersama Sukasman dan Suwandi.

Parsidi diketahui hendak membeli lahan irigasi sehingga ia membawa uang senilai Rp 75 juta.

Di Desa Menanti, Parsidi bersama Suwandi dan Sukasman bertemu dengan Sutarjo yang merupakan warga di desa tersebut untuk meninjau lokasi yang akan dibeli Parsidi.

Kemudian mereka berempat bersama Sutarjo (62) warga Desa Menanti menuju ke lokasi lahan yang rencananya akan dibeli korban.

Ketika tiba dilokasi, Suwandi, Sukasman, dan Sutarjo diduga sudah bersekongkol untuk membunuh Parsidi dan sudah menyiapkan lubang untuk menguburkan tubuh Parsidi.

Setelah posisi dan situasi aman, ketiganya menjalankan aksinya dengan mengeroyok dan membunuh korban.

Setelah dirasa tewas, untuk menghilangkan jejaknya, ketiga pelaku mengangkat korban ke dalam lobang kedalaman sekitar satu setengah meter yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pembunuhan.

Halaman
123