Komnas Perempuan Soroti Ucapan 'Turun Mesin' Aa Gym ke Teh Ninih: 'Merendahkan dan Menghina'

Editor: Irsan Yamananda
Aa Gym dan Teh Ninih

Juga, cara pandang yang menempatkan perempuan sebagai obyek seks.

"Dalam hal ini imaji tentang keperawanan dan elastisitas kelamin perempuan yang dikaitkan dengan kepuasan atau kenikmatan laki-laki dalam berhubungan seksual.

Dengan demikian, 'turun mesin' merupakan bentuk kekerasan verbal/simbolik terhadap perempuan yang berdampak psikologis yang negatif terhadap perempuan," ungkapnya seperti dikutip dari Kompas TV dengan judul Aa Gym Sebut Teh Ninih Turun Mesin 7 Kali Direspons Komnas Perempuan.

"Kekerasan verbal termasuk ungkapan 'turun mesin' berakar dari nilai-nilai patriarkis yang melanggengkan dan meneguhkan diskriminasi terhadap perempuan," ungkapnya.

Alasan Aa Gym Ngotot Bercerai

Kuasa hukum Teh Ninih, mengaku kliennya tak membeberkan masalah rumah tangga dengan Aa Gym kepadanya. 

Menurut sang kuasa hukum, kliennya dan Aa Gym kompak menutupi alasan detail perceraian mereka lantaran menyadari bahwa permasalahan tersebut merupakan sebuah aib rumah tangga.

"Jadi kalau nanya permasalahan seperti apa kami pun terkait detail apa yang terjadi di keluarga, hubungan suami istri Aa dan Teteh, kami tidak tahu," ujar Fazar Nugraha kepada awak media melalui sambungan Zoom, Jumat (11/6/2021).

• Setahun Status Pernikahannya dengan Aa Gym Belum Jelas Secara Negara, Teh Ninih Mantap Bercerai

• Aa Gym & Teh Ninih Tak Berkomunikasi Lagi Sejak Masukkan Gugatan Cerai, Kini Siap Hadiri Sidang

Teh Ninih dan Aa Gym (Kolase Tribunnews)

"Karena Aa Gym dan Teteh pun dan pihak keluarga pun sadar diri kalau itu aib keluarga tidak perlu disampaikan ke orang banyak, ke media.

Bahkan kami yang menerima kuasa, hanya menerima kuasa di persidangan," lanjutnya.

Halaman
1234