Awalnya Pucat Dikira Suruh Tutup, Wajah Pedagang Kerak Telor Berubah Saat Kapolda Borong Dagangannya

Editor: Irsan Yamananda
Ilustrasi - Pedagang kerak telor di Riau kaget jualannya diborong Kapolda Riau

Ibu Wati mengaku tidak mengetahui polisi yang memberikan bantuan itu adalah Kapolda Riau.

Baca juga: Pria yang Potongan Kakinya Timpa Pedagang Kaki Lima di Jaksel Terekam CCTV, Terantuk Beton & Hancur

Meski demikian, ia sangat bersyukur mendapat bantuan tersebut.

"Saya lihat di bajunya tadi Kapolda Riau. Alhamdulillah, saya bersyukur sekali bisa bertemu dan diberikan bantuan sama Pak Kapolda," ujar Wati.

Usai menerima bantuan itu, ibu yang tinggal seorang diri ini pergi mendayung sepedanya pulang ke rumah kontrakannya di Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru.

Lalu, tukang tambal ban yang ada di lokasi yang sama juga kebagian paket sembako dari polisi.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka melakukan patroli berskala besar dan pembagian bantuan sosial (bansos) kepada pedagang kecil dan warga tidak mampu yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kegiatan ini dilakukan serentak oleh Polda Riau dan semua jajaran Polres dan Polresta di Provinsi Riau. Personel yang dikerahkan 2.302 orang. Terdiri dari 2.277 Polri dan 25 prajurit TNI Korem 031/Wira Bima," kata Agung saat diwawancarai Kompas.com usai kegiatannya.

Dia mengatakan, patroli dilakukan sambil memberikan bantuan kepada pedagang kecil dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sedikitnya, ada 2.655 paket bansos yang akan disalurkan.

Untuk di Kota Pekanbaru, sebut Agung, bansos sebanyak 800 paket.

Halaman
1234