Selalu Jadi Sasaran Saat PPKM, Pengusaha Mal Heran: 'Padahal Pasar dari Awal Pandemi Selalu Penuh'

Editor: Irsan Yamananda
Ilustrasi - Pengusaha mal heran jadi sasaran pembatasan sosial termasuk PPKM Level 4.

TRIBUNMATARAM.COM - Pengusaha mal heran dirinya selalu jadi sasaran pembatasan sosial untuk menekan laju Covid-19, termasuk PPKM.

Mereka mempertanyakan alasan pemerintah sangat membatasi kegiatan di mal.

Selain itu, mereka juga membandingkannya dengan kegiatan di pusat perbelanjaan lain seperti pasar tradisional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat.

"Mal ini kenapa ya jadi sasaran terus?

Apa biar ada gaungnya di media?" kata Ellen seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Pengusaha Mal Heran Selalu Jadi Sasaran Pembatasan Saat Pandemi".

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Luhut: Waktu Makan Setiap Pengunjung 20 Menit

Baca juga: Daftar Daerah PPKM Level 4 yang Berhak Terima Subsidi Gaji Karyawan Rp 1 Juta, Ada Kotamu?

Ilustrasi - Pengusaha mal heran selalu jadi sasaran pembatasan sosial. (FREEPIK/Dashu83)

PPKM Level 4 sendiri diperpanjang dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Dalam peraturan tersebut, mal masih belum boleh beroperasi.

Namun, ada pengecualian untuk akses ke pasar swalayan dan restoran.

Restoran yang berada di dalam mal juga hanya diperkenankan untuk memberi layanan take away atau delivery.

Halaman
1234