Pencarian Pelaku Vandalisme Baliho Puan Maharani di Blitar Terkendala, Polisi: 'Tak Ada Kamera CCTV'

Editor: Irsan Yamananda
Ilustrasi - Baliho Puan Maharani dicoret dengan tulisan 'open BO', polisi turun tangan.

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus Vandalisme baliho Puan Maharani masih menjadi pusat perhatian publik.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.

Polisi langsung turun tangan untuk menyelesaikan kasus yang terjadi dua pekan lalu tersebut.

Hingga berita ini ditulis, Kepolisian Resor (Polres) Blitar masih terus bekerja keras melakukan penyelidikan.

Sayangnya, mereka menemui kendala.

Kendala yang dimaksud adalah tidak adanya kamera CCTV di sekitar lokasi.

Baca juga: Terjerat Pasal Berlapis, Pencoret Open BO di Baliho Puan Maharani Dianggap Menghina Pejabat Negara

Baca juga: Baliho Puan Maharani Dicoreti Open BO, Anggota PDI: Pihak Eksternal Ingin Buat Persoalan di Intern

Poster ucapan HUT RI ke-76 menutup baliho dengan foto Puan Maharani yang menjadi target vandalisme, Sabtu (24/7/2021) (KOMPAS.COM/ASIP HASANI)
 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Blitar AKP Ardyan Yudo Setyantono.

Ia membenarkan minimnya petunjuk yang bisa digunakan polisi untuk memburu pelaku.

Meski demikian, polisi sudah mengamankan sejumlah bukti lain.

Bukti yang dimaksud adalah kamera pengawas CCTV yang ada di radius satu kilometer dari titik lokasi baliho.

Halaman
1234