Breaking News:

Kerusuhan Terjadi di Fakfak, Bendera Bintang Kejora Sempat Berkibar di Kantor Dewan Adat

Ada oknum yang mengibarkan bendera Bintang Kejora tersebut setelah membakar Pasar Thumburuni dan bergerak ke kantor Dewan Adat.

Editor: Asytari Fauziah
Facebook Gunawan Pally via Tribunnews
Kerusuhan di Fakfak Papua Barat, Rabu 21 Agustus 2019 siang, kios pasar Tambaruni Fakfak Papua Barat hingga Kantor Dewan Adat dibakar dan dirusak demonstran. 

Masyarakat sekitar pun sempat meminta ganti rugi kepada kelompok perusak.

Namun, Deddy meminta orang-orang di lokasi tersebut untuk mengedepankan antisipasi agar kericuhan tidak meluas.

Setelah itu, massa pengunjuk rasa bergerak menuju kantor Dewan Adat.

Pada saat itulah, ada oknum yang mengibarkan bendera Bintang Kejora tersebut.

Cek Kesehatan Rambutmu dengan Tes Mudah Ini, Keramas Sesuai Saran Pakar Kecantikan Rambut Yuk!

Massa pun sempat memaksa bupati untuk memegang bendera tersebut, tetapi tidak dilakukan.

Masyarakat lain yang melihat pemaksaan tersebut merasa kecewa.

"Bupati dipaksa (memegang bendera), ada masyarakat yang lihat, 'Bupati kita kok digitukan'," tutur dia.

Kemudian, ada sekelompok orang yang menamakan diri Barisan Merah Putih dan meminta bendera Bintang Kejora diturunkan.

Selvi Ananda Ungkapkan Reaksi Jan Ethes yang Akan Memiliki Adik, Kandungannya Sudah Trimester Akhir!

Namun, massa tidak mau menurunkan bendera Bintang Kejora dan malah melempari kantor Dewan Adat dengan batu.

Aksi itu pun memprovokasi warga sekitar yang merasa Dewan Adat tidak mewadahi adat di Papua.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved