Viral Hari Ini

Firasat Buruk Ayah Mahasiswa Unila Tewas Diduga Dianiaya saat Diksar Pecinta Alam 'Penuh Luka Memar'

Denny Muhtadin (53) tak menyangka akan mengantarkan anaknya, Arga Trias Tahta (19) untuk terakhir kalinya mengikuti diksar pecinta alam Unila.

Firasat Buruk Ayah Mahasiswa Unila Tewas Diduga Dianiaya saat Diksar Pecinta Alam 'Penuh Luka Memar'
TribunMataram Kolase/ Grid.id/ TribunLampung
Mahasiswa pecinta alam Unila tewas 

TRIBUNMATARAM.COM - Satu lagi mahasiswa tewas karena dugaan penganiayaan saat diksar kegiatan pecinta alam di kampusnya.

Denny Muhtadin (53) tak menyangka akan mengantarkan anaknya, Arga Trias Tahta (19) untuk terakhir kalinya mengikuti diksar pecinta alam Universitas Lampun (Unila).

Denny Muhtadin hanya bisa melihat tubuh anaknya sudah terbujur kaku penuh luka memar setelah mengikuti kegiatan pecinta alam di kampusnya Unila.

Arga Trias Tahta (19), mahasiswa Fakultas Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), tewas usai ikuti kegiatan pencinta alam kampusnya.

Arga Trias Tahta tewas usai mengikuti pendidikan dasar (diksar) pencinta alam UKM Cakrawala Unila pada Minggu (29/9/2019) kemarin.

Diksar pencinta alam yang diikuti Arga Trias Tahta dimulai pada Rabu (25/9/2019) dan selesai pada hari Minggu (29/9/2019).

Ayah mahasiswa Unila yang tewas usai ikuti diksar pencinta alam, Denny Muhtadin (kanan), ungkap pesan terakhirnya untuk sang anak, Arga Trias Tahta.
Ayah mahasiswa Unila yang tewas usai ikuti diksar pencinta alam, Denny Muhtadin (kanan), ungkap pesan terakhirnya untuk sang anak, Arga Trias Tahta. (Tribun Lampung/Didik)

Ibu Faisal Amir, Mahasiswa Luka Parah saat Demo di DPR Minta Pelaku Menemuinya, Akan Dimaafkan

Sebelum mengikuti kegiatan diksar tersebut, Arga Trias Tahta diketahui sempat bergabung dalam aksi demo mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Lampung pada dua hari sebelumnya.

Dari keterangan pengurus UKM Cakrawala Unila, kegiatan Diksar yang digelar di Desa Cikoak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung itu diikuti oleh 13 peserta.

Dikutip dari Kompas.com, seorang pengurus UKM Cakrawala mengakui jika korban memang sempat pingsan pada Sabtu (28/9/2019).

Saat pingsan, panitia mengaku menyiramkan air agar korban sadar, dan membawanya naik gunung menggunakan sepeda motor untuk diinapkan di kamp.

Tangis Pilu Ayah Randy, Mahasiswa UHO Tewas Saat Demo, Dijemput Saat Melaut: Kalian Apakan Anakku?

Halaman
123
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved