Breaking News:

Gubernur NTB Kirim Petugas Untuk Bantu Pemulangan Warga dari Kerusuhan di Wamena

Gubernur NTB Zulkieflimansyah terus memantau dan meminta agar warga NTB yang menjadi korban kerusuhan di Wamena dibantu pemulangannya dari Wamena.

KOMPAS.com/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM
Gubernur NTB Zulkieflimansyah 

TRIBUNMATARAM.COM - Gubernur NTB  Zulkieflimansyah terus memantau dan meminta agar warga NTB yang menjadi korban kerusuhan di Wamena segera mendapatkan pelayanan dan dibantu pemulangannya dari Wamena ke Jayapura, Papua. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial NTB, Dra T Wismaningsih Drajadiyah saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (30/9/2019).

Ia mengatakan, saat ini upaya pemulangan warga NTB di Papua terus dilakukan.

Pemprov NTB saat ini telah mengutus Kabid dan Koordinator Tagana Provinsi NTB ke Papua untuk membantu pemulangan warga. 

Dia mengatakan, hingga saat ini petugas masih terus melakukan pendataan terhadap warga NTB yang masih berada di Papua.

"Yang di Wamena saat ini masih ada 15 orang.

Yang ada di Jayapura jumlah riilnya masih didata karena petugas kami baru tiba tadi pagi," kata Wismaningsih. 

Demo Ribuan Mahasiswa di Mataram Berakhir Ricuh, 26 Orang Pakai Almamater Unram Ditangkap Polisi

Warga NTB yang masih berada di Wamena ini nantinya akan dikumpulkan di Jayapura.

Untuk kemudian dipulangkan ke NTB.

"Semua dikumpulkan di Jayapura. Untuk pemulangan ke NTB jika melalui Pemerintah menggunakan pesawat hercules, tapi jika pesawat komersial dilakukan sendiri (secara mandiri)," terang Wismaningsih.

Bantuan logistik

Pemprov NTB melalui Dinas Sosial juga telah mengirimkan bantuan dana untuk logistik dan obat-obatan untuk warga NTB di Wamena dan Jayapura.

Dukungan logistik dari Kemensos RI juga telah diberangkatkan.

Sementara itu, koordinasi terus diintensifkan bersama seluruh jajaran.

Termasuk koordinasi bersama Letkol pnb Arief Sujatmiko Komandan Detasemen Wamena yang dilakukan oleh Kadishub NTB.

Pihaknya berharap, upaya pemulangan warga NTB di Papua ini berjalan dengan baik tanpa adanya korban.

“Yang jelas, saat ini Gubernur telah memerintahkan jajarannya untuk terus memantau kondisinya.

Setiap perkembangan akan dilaporkan dan disikapi segera. Kita tunggu dan mari sama-sama kita doakan kondisi warga kita di sana,” tutupnya.

Warga Mataram NTB Minta Keadilan atas Tewasnya Zaenal Abidin yang Dianiaya Polisi saat Ditilang

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 153 orang warga Nusa Tenggara Barat (NTB) di Wamena, Papua dilaporkan telah mengungsi disebabkan kerusuhan di Wamena.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy mengatakan, Gubernur NTB Zulkieflimansyah memerintahkan untuk evakuasi warganya di Wamena. 

"Gubernur NTB Zulkieflimansyah memerintahkan untuk mempercepat evakuasi 153 jiwa warga NTB di Wamema.

Kami juga sudah mendapatkan informasi dari warga NTB yang terjebak di Wamena," kata Najamuddin. (Kompas.com/Kontributor Mataram, Karnia Septia/Aprillia Ika)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur NTB Kirim Petugas untuk Bantu Pemulangan Warganya di Wamena"

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (TribunWow)

Seorang Kepala Sekolah Ditemukan Tanpa Busana dan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Hotel Mataram

Seorang kepala sekolah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan meninggal dunia tanpa busana di sebuah kamar mandi hotel Mataram.

TRIBUNMATARAM.COM Ruwian (60), warga Desa Wakan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, ditemukan tewas tanpa busana di sebuah kamar hotel melati di wilayah Cakranegara, Kota Mataram.  Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 06.00 Wita.

Korban diketahui merupakan salah seorang kepala sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Jasad korban pertama kali ditemukan seorang penjaga hotel bernama I Made Bagus Alit Mahendra.

Menurut Made, korban menginap di hotel sejak Selasa pukul 20.30 Wita dan langsung masuk ke kamar nomor 19.

 ZODIAK HARI INI Ramalan Zodiak Kamis 22 Agustus 2019 Pisces Beruntung, Scorpio Bosan Rutinitasnya!

 Video Perlihatkan Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut, Berhasil Diselamatkan Penjaga Pantai

 Dua Adik Julia Perez Terlibat Pertengkaran Berdarah, Ruben Onsu Marahi Della Perez & Anggia Perez

 5 Lirik Lagu dan Chord/ Kunci Gitar Lagu-lagu Judika Terpopuler, Mudah Untuk Pemula, Terbaru 2019

Sebelum masuk ke kamar, korban sempat menitip pesan kepada saksi untuk dibangunkan pukul 24.00 Wita.

"Karena ada pesan dari korban, saya bangunkan korban tapi tidak ada respon," kata Alit di Polsek Cakranegara seperti di kutip dari Antaranews.com.

Kemudian pada pukul 06.00 Wita ia pun kembali menggedor pintu kamar namun tidak juga mendapat respon dari korban.

Karena tidak ada jawaban, ia pun berinisiatif membuka kamar korban yang tidak dikunci dan melakukan pengecekan.

"Korban ditemukan meninggal di dalam kamar mandi tanpa busana dan posisi tergeletak," ujarnya.

 Presiden Joko Widodo Tegaskan Akan Fokuskan Pembangunan di Provinis Papua dan Papua Barat

Wakapolsek Cakranegara Iptu Made Karta mengatakan, petugas kepolisian langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah Sakit Bhayangkara.

"Jenazahnya langsung kami evakuasi ke rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan pemeriksaan medis," katanya yang dikonfirmasi wartawan di Mataram, Rabu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut Made, pihak rumah sakit belum menemukan tanda-tanda kekerasan.

"Untuk sementara, belum ada tanda-tanda kekerasan ditemukan.

Jadi penyebab kematian korban masih didalami," ujarnya.

 Kepergok Beli iPhone 7+ Second, Barbie Kumalasari Beri Klarifikasi dan Unggah Struk Beli iPhone Baru

Sementara itu, dari keterangan saudara korban, H Abdul Wahid mengungkapkan, sehari sebelum ditemukan meninggal korban sempat menghadiri rapat di kantor UPTD. 

Selesai rapat, korban sempat menghubunginya.

"Saya bilang ada tamu datang, lalu korban bilang lagi di luar," ujarnya.

Abdul mengatakan, korban tidak memiliki riwayat penyakit, ia pun kaget begitu mendengar kabar korban meninggal dunia.

"Tadi pagi ada telepon mendadak, kalau korban meninggal.

Padahal korban tidak punya riwayat penyakit," katanya. 

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2019/08/21/19583541/kepala-sekolah-di-lombok-timur-ditemukan-tewas-tanpa-busana-di-kamar-mandi?page=all

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepala Sekolah di Lombok Timur Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Mandi Hotel"

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved