Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia karena Tersetrum Listrik, Orang Tua Minta Tanggung Jawab PLN!
Jenazah GR (7), bocah yang tewas karena tersengat listrik PLN di kawasan Rusun Penjaringan, Jakarta Utara dibawa ke masjid dekat rumah korban.
"Hari ini ada 30 adegan rekon, dari rekontruksi tersebut bisa tergambar betul fakta meninggalnya korban Moncos, hal yang tidak terlihat jadi terang," ujar Khoiri.
Lanjut Khoiri, motif para tersangka tega mengeroyok sampai menghabisi nyawa Alfian dikarenakan persoalan salah paham.
• Berawal dari Batuk Pilek, Setelah Minum Obat Sekujur Tubuh Balita Ini Melepuh Hingga Meninggal Dunia
"Kemungkinan mereka salah target, seharusnya bukan korban yang dikeroyok, jadi motif masih abu-abu," kata Khoiri.
Adapun kedelapan tersangka adalah Riki (DPO), Vijay (DPO), Iwan Salim (botak), Rudy Tjong, Wahyudin, Mulyanto alias Petrik, Budiman dan Hirwan.
Sebelumnya, Alfian tewas setelah dianiaya sekelompok orang di sebuah lahan kosong jalan ring road Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (15/11/2019).
Alfian meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala dan lehernya.
Sebelum meninggal dunia, Alfian sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk mendapat pertolongan medis.
Sayangnya, nyawa Alfian tidak bisa diselamatkan. Alfian meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumahnya di kawasan Duri Kesambi, Cengkareng, Jakarta Barat. (Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar/Sabrina Asril )
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Alfian, Diduga Korban Salah Sasaran"