Jokowi Tolak Tegas untuk Pulangkan WNI eks Teroris ISIS ke Indonesia, 'Kalau Saya Bilang Tidak'

Presiden Jokowi enggan memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia, pernyataannya menimbulkan pro-kontra.

Kompas TV
Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru 

TRIBUNMATARAM.COM - Presiden Jokowi enggan memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia, pernyataannya menimbulkan pro-kontra.

Jokowi menolak tegas dipulangkannya WNI eks ISIS ke Indonesia dalam waktu dekat.

Menurut Jokowi, keputusan untuk memulangkan WNI eks ISIS masih perlu dikaji ulang.

Rencana pemulangan ratusan WNI eks ISIS hingga saat ini belum mendapatkan titik temu.

POPULER Babak Baru Gugatan Mahasiswa untuk Jokowi yang Tak Ditilang Meski Tak Nyalakan Lampu Motor

Kepala BNPT Suhardi Alius, mengungkapkan bahwa rencana itu masih dalam pembahasan dengan beberapa instansi terkait.

"Iya (belum diputuskan), masih dibahas di Kemenkopolhukam melibatkan kementerian dan instansi terkait," kata Suhardi seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah masih mengkaji kemungkinan pemulangan WNI eks ISIS ke Indonesia.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

"Rencana pemulangan mereka itu belum diputuskan pemerintah dan masih dikaji secara cermat oleh berbagai instansi terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam," kata Fahrul, dikutip dari situs resmi Kemenag (2/2/2020).

"Tentu ada banyak hal yang dipertimbangkan, baik dampak positif maupun negatifnya," ucap dia.

Fachrul menambahkan, pemerintah masih mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, seperti BNPT.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengaku tidak setuju dengan pemulangan WNI eks ISIS ke Indonesia.

Namun, kata Jokowi, hal tersebut masih perlu untuk dibahas dalam rapat terbatas. 

"Ya kalau bertanya kepada saya (sekarang), ini belum ratas (rapat terbatas) ya. Kalau bertanya kepada saya (sekarang), saya akan bilang tidak (bisa kembali). Tapi, masih dirataskan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

 

Jokowi mengatakan, pemerintah masih akan menghitung dampak positif dan negatif dari pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) terduga teroris lintas batas ke Indonesia melalui rapat terbatas.

Halaman
123
Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved