Ramadhan 2020

Batalkah Puasa Jika Mimpi Basah saat Tengah Berpuasa Ramadhan? Berikut Cara Mandi Wajibnya

Batalkah puasa jika mimpi basah saat tengah menunaikan ibadah puasa Ramadhan?

Shutterstock
Ilustrasi mandi wajib atau mandi junub 

TRIBUNMATARAM.COM - Batalkah puasa jika mimpi basah saat tengah menunaikan ibadah puasa?

Berikut selengkapnya tata cara mandi wajib / mandi junub untuk menyucikan diri.

Keluarnya air mani menjadi salah satu pembatal puasa Ramadhan.

Tapi, bagaimana jika mimpi basah terjadi secara tak disengaja?

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Mataram NTB Senin 4 Mei 2020 Termasuk Jakarta, Makassar, Banjarmasin

Mengenal Perbedaan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1441 H dan Kaitannya dengan Malam Lailatul Qadar

Apakah mimpi basah di siang hari Ramadhan bisa membatalkan puasa? Ini tata cara mandi wajib untuk membersihkan diri atau bersuci.

Kiranya ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering muncul di bulan puasa ini.

Seperti diketahui, keluarnya air mani memang bisa membatalkan puasa.

Namun, bagaimana jika keluarnya air mani itu karena tidak sengaja, seperti mimpi basah?

Dikutip dari video kanal YouTube Tribunnews.com, Ketua Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

"Tentang mimpi basah ini, ulama-ulama fikih berpendapat bahwa mimpi basah itu, mimpi itu 'kan di luar kesengajaan manusia," kata Muttaqin.

 

Menurutnya, ketika seseorang bermimpi hingga menyebabkan keluarnya air mani secara tidak sengaja, maka puasa orang itu tidak batal.

"Ketika mimpi terjadi di luar kesengajaan manusia, ketika seseorang misalnya setelah Subuh terus siang hari, ketika berpuasa ternyata dia mimpi melakukan sesuatu yang menimbulkan dia keluar spermanya atau air maninya, maka dia tidak batal puasanya," terangnya.

Namun, setelah mimpi basah, seseorang harus melakukan mandi wajib atau mandi junub.

Muttaqin juga mengingatkan, mandi wajib harus dilakukan berhati-hati, jangan sampai justru membatalkan puasa karena air masuk ke mulut atau hidung.

"Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh, yang itu justru membatalkan puasanya. Itu justru yang terpenting," tuturnya.

Puasa Batal Jika Air Mani Keluar dengan Sengaja

Terkait dengan air mani yang keluar akibat mimpi basah, ini berbeda dengan ketika terangsang akibat sengaja memandang sesuatu dengan nafsu.

"Misalnya ada seseorang memandang perempuan dengan nafsu di bulan Ramadhan saat dia berpuasa, sehingga keluar sperma, maka itu batal puasanya, karena itu ada unsur kesengajaan," jelas Muttaqin.

Dengan demikian, prinsipnya adalah keluarnya sperma di bulan Ramadhan yang disengaja akan mengakibatkan dosa dan membatalkan puasa.

Namun, jika air mani keluar secara tidak sengaja, seperti mimpi basah, tidak akan berdosa dan tidak membatalkan puasa.

Adapun tata cara atau kaidah mandi wajib adalah sebagai berikut.

Ilustrasi tata cara dan niat mandi wajib.
Ilustrasi tata cara dan niat mandi wajib. (Net)

Bacaan Niat dan tata Cara Mandi Wajib

Rukun mandi ada dua, yakni niat dan membasuh seluruh anggota tubuh.

Orang yang telah berniat mandi wajib dan kemudian membasuh seluruh tubuhnya dengan air, mandinya sudah sah.

1. Niat

Berikut ini bacaan niat mandi wajib.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhollillahi ta'aala.

Terjemahannya, "Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala."

2. Membasuh Telapak Tangan

Ambil air kemudian membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.

Hal ini mengacu pada cara Nabi Muhammad ketika mandi junub sebagaimana dituliskan dalam hadis berikut ini.

"Dari Aisyah bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya tiga kali.” (HR. Muslim)

3. Bersihkan Najis yang Menempel di Tubuh

Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.

Cuci kemaluan serta sekitarnya dari air mani atau segala kotoran yang menempel.

4. Wudhu

Berwudhulah sebagaimana ketika hendak salat.

5. Mengguyur Kepala

Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali.

6. Siram Anggota Badan Sebelah Kanan Terlebih Dahulu

Siram anggota badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.

7. Basuh Rambut hingga Pangkal Kepala

Membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

8. Gosok Semua Bagian Tubuh

Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, baik pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.

9. Pastikan Seluruh Anggota Tubuh Tersiram Air

Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Mimpi Basah Siang Hari Saat Ramadhan, Puasa Tidak Batal, Ini Tata Cara Mandi Wajib.

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved