Breaking News:

Kisah Bayi Kembar Siam di Lombok Hanya Punya 1 Hati, Operasi Pemisahan Perlu Dana 1 Miliar Lebih

Mengetahui kondisi anaknya waktu itu, perasaan Husniati hanya bisa bersyukur, dan harus menerima segala kondisi kedua bayinya tersebut.

KOMPAS.COM/IDHAM KHALID
Anaya dan Inaya bayi kembar siam saat digendong ibunya Husniati 

Selain itu, tingkah dari bayinya yang tidak satu tujuan, membuat kesulitan Husniati beserta suaminya.

“Pas digendong ada yang mau di sana, dan juga ada yang mau di sini, kan tidak bisa,” kata Husniati.

Tingkat kesulitan yang paling tinggi dirasakan Husniati, saat salah satu bayinya tidur, dan satunya lagi bangun.

Bayinya yang tidur terpaksa harus rela dibangunkan untuk menemani saudaranya beraktivitas.

“Pas yang satunya tidur, dan yang satunya masih bangun, terus maunya jalan-jalan yang satunya, terpaksa yang masih tidur ini kami angkat, terkadang juga digeret yang satunya,” kata Husniati, sedih membayangkan kondisi anaknya.

BLT Rp 600.000 Warga Lombok Hanya Terima Dana Bantuan 150 Ribu, Laporkan Kepala Desa ke Kejaksaan

Kendati demikian, Husniati tetap berbesar hati dan merawat bayinya tersebut dengan penuh kasih sayangnya.

Tidak ingin kalah dengan anak-anak yang lain, Husniah tetap mengajarkan kedua bayinya tersebut berhitung, dan belajar berinteraksi dengan orang lain.

Biaya operasi miliaran

Husniati mendapatkan kabar dari dokter di rumah sakit bahwa, biaya untuk melakukan operasi untuk pemisahan anaknya tersebut mencapai Rp 1,5 miliar.

Hanya satu harapan Husniati, dua ankanya yang mungil itu dapat segera dipisahkan.

Halaman
123
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved