Penumpang Bus Batuk Terus Menerus Akhirnya Dipaksa Turun di Tengah Jalan dan Meninggal Dunia di RS
Seorang penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang diketahui bernama Pardi diturunkan sebelum tiba di lokasi tujuannya, Bekasi.
Jumlah korban meninggal juga sudah sangat banyak yang meninggalkan duka.

Salah satunya adalah seorang sopir bus di Detroit, Michigan, Amerika Serikat.
Pria ini meninggal dunia karena virus corona yang ada di paru-parunya.
Ironisnya pria ini meninggal dunia belum lama setelah membuat video soal etika batuk di tempat umum.
Seperti apa video yang dibuatnya sebelum meninggal dunia?
Sopir bus bernama Jason Hargrove itu berusaha mengingatkan agar orang-orang menanggapi pandemi virus corona dengan serius.
Ia juga membahas soal pekerjaan yang bertemu dengan banyak orang di tengan pandemi virus corona ini
• Masyarakat Tak Perlu Panik Berlebih Bila Ada Tetangga yang Positif Covid-19, Ikuti 4 Tips Ini
Dalam video yang beredar, terlihat Jason bercerita bahwa dia kesal karena ada seorang wanita yang batuk berulang kali dan tidak mengambil upaya menutupi batuknya ketika dia di bus.
“Pengemudi adalah pekerja publik yang melakukan pekerjaan dengan berusaha mencari nafkah yang jujur, untuk melindungi keluarganya.
Anda yang naik bus dan batuk beberapa kali tanpa menutup mulut dan Anda tahu bahwa kita di tengah pandemi.
Itu membuat saya paham, beberapa orang memang tak peduli,” ujarnya.
Empat hari kemudian usai mengunggah video itu pada Sabtu 21 Maret 2020, Hargove (50) jatuh sakit dan meninggal pada Rabu malam.
Meski demikian tidak diketahui dengan pasti bagaimana sopir malang itu terpapar virus corona.
Glen Tolbert, anggota serikat pengemudi mengatakan, pada 17 Maret, sopir bus Detroit sempat melakukan pemogokan lantaran kesal dengan para penumpang yang batuk dan bersin namun tidak berusaha menutupinya.
• Penumpang Tipu Driver Ojol Sampai Solo Baru Mudik dari Jakarta, Alami Batuk Dibawa ke Rumah Sakit