Sehari Semalam Menghilang, Kakek 79 Tahun Ditemukan Sudah Kaku Tergantung di Kebun Belakang Rumah

Sehari semalam menghilang, warga Pedukuhan Kaliwinong Kidul, Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Senyolo, Kulon Progo, ditemukan tewas tergantung.

Tribunnews
Ilustrasi gantung diri 

TRIBUNMATARAM.COM - Entah apa yang memicu PS (79) nekat mengakhiri hidupnya.

Sehari semalam menghilang, warga Pedukuhan Kaliwinong Kidul, Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Senyolo, Kulon Progo, ditemukan tewas tergantung.

Jasadnya ditemukan sudah terbujur kaku di sebuah kebun.

PS diketahui sebelumnya telah hilang sehari semalam.

Polsek Sentolo dan PMI Kulon Progo evakuasi korban gantung diri pada sebuah kebun kosong di Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo, Kon Progo, DI Yogyakarta.(DOKUMENTASI WARGA)
Polsek Sentolo dan PMI Kulon Progo evakuasi korban gantung diri pada sebuah kebun kosong di Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo, Kon Progo, DI Yogyakarta.(DOKUMENTASI WARGA) ()

Geger Penemuan Tulang Belulang Terikat Sarung di Pohon Cokelat, Hilang Sejak Pamit Ambil Laundry

Calon Mempelai Pria Ditemukan Gantung Diri, Putus Asa Tak Ada Biaya Diduga Jadi Peyebabnya

"Masyarakat yang menemukan orang meninggal dunia diduga gantung diri. Ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB tadi," kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2020).

Dari keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi, Jeffry mengungkapkan, pria yang akrab disapa Mbah Pujo ini pamit hendak main ke rumah tetangga.

Namun, korban tidak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu (5/8/2020).

Mbah Pujo ditemukan tewas tergantung oleh anak kedua korban Ngatimah (43) saat membuang sampah di kebun belakang rumah.

Kemudian keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sentolo.

Polisi dibantu PMI Kulon Progo tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

“Tubuh korban sudah kaku, diperkirakan sudah beberapa jam meninggal sebelum ditemukan. Dan tidak ditemukan tanda-tanda akibat penganiayaan. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Jeffry.

Kasus bunuh diri ini menambah catatan banyaknya kasus serupa di Kulon Progo beberapa hari terakhir.

Dua hari sebelumnya, seorang pemuda juga ditemukan tewas tergantung di kebun rumah di Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih.

Penemuan Tulang Belulang Tergantung

Warga Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali digegerkan dengan penemuan mayat yang tinggal tulang belulang terikat di sebuah pohon cokelat dengan sebuah sarung.

Jasad itu ditemukan di tengah tegalan milik seorang penduduk bernama Wayan Toko.

Polisi berhasil mengungkap identitas korban melalui KTP yang ada di dompet.

Polisi saat olah TKP temuan tulang belulang manusia di Banjar Parekan, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, Minggu (19/7/2020).(Istimewa)
Polisi saat olah TKP temuan tulang belulang manusia di Banjar Parekan, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, Minggu (19/7/2020).(Istimewa) ()

Penemuan jasad manusia di Banjar Parekan, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, menggegerkan warga sekitar.

 Nagita Slavina Bongkar Pengalaman Pahit Pacaran dengan Mantan, Ancaman Bunuh Diri sampai Minum Kutek

 POPULER Jessica Iskandar Blak-blakan Pahit Pernikahannya dengan Mantan Suami, Nyaris Bunuh Diri

Jasad manusia tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama I Made Wirata di pinggir sungai, wilayah tegal atau tanah milik Wayan Toko pada Minggu (19/7/2020).

Saat itu dirinya sedang mencari pohon untuk dijadikan bonsai.

Setelah mengetahui jasad korban yang tinggal tulang belulang tersebut, sontak ia terkejut dan langsung melaporkan kepada pihak desa dan dilanjutkan ke polisi.

Mendapat laporan itu, polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Saat itu, kondisi korban diketahui sudah tinggal tulang belulang dan rahang korban ditemukan menempel di kain sarung yang terikat di pohon cokelat.

Korban diketahui mengenakan baju warna hijau bertuliskan jack daniel, celana jeans warna biru, celana dalam merah marun, handuk, dan ikat pinggang hitam.

Dari olah TKP, polisi juga menemukan botol baygon dan bungkusan tas plastik berisi celana dalam, sarung, baju, obat sangobion, korek gas, dan hand body.

Termasuk dompet korban warna cokelat yang di antaranya berisi uang Rp 50.000 dan kartu debit BRI.

Mendapati temuan itu, dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.

"Ya, diduga bunuh diri. Tapi, kami masih belum bisa menyimpulkan, masih diperiksa," kata Kasubag Humas Polres Badung Ketut Gede Oka Bawa, saat dihubungi, Senin (20/7/2020) pagi.

Terungkap identitas korban

Setelah melakukan olah TKP dan barang bukti yang ditemukan di lokasi, korban diketahui bernama Rokani (44) asal Tulungagung, Jawa Timur.

Sedangkan kerangka korban dievakuasi ke RSUP Sanglah oleh petugas BPBD untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu, Dyan Eko Saputro yang mengaku keluarga korban mengatakan, Rokani diketahui meninggalkan tempat tinggalnya di Gianyar pada 27 April 2020.

Saat itu korban pamit meninggalkan rumah untuk pergi mengambil laundry. Tapi setelah itu justru menghilang dan tak bisa dihubungi lagi.

Karena tak ada kabar, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarga ke Polsek Ubud pada 9 Juni 2020.

(Kompas.com/ Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua/Kontributor Bali, Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hilang Sehari Semalam, Kakek 80 di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung" dan judul "Kronologi Penemuan Jasad Manusia di Badung, Terikat di Pohon Cokelat dan Tinggal Tulang Belulang"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Sehari Semalam Menghilang, Kakek 79 Tahun Ditemukan Kaku Tergantung di Kebun Belakang Rumah.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved