Breaking News:

4 Fakta Libur Akhir Tahun di Solo Bakal Dikarantina 2 Minggu, Surat Hasil Swab Negatif Tak Berlaku

Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengambil langkah serius.

(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menata kasur yang nanti digunakan sebagai tempat tidur pemudik yang menjalani karantina di Solo Technopark Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/12/2020). 

TRIBUNMATARAM.COM - Fakta-fakta pemerintah daerah Solo siapkan ruang isolasi bagi pemudik yang nekat pulang, siap-siap dikarantina dua minggu.

Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengambil langkah serius.

Pihaknya kemudian membuat ruang karantina bagi mereka yang nekat mudik ke Solo.

Baca juga: 5 Fakta Anies Baswedan Positif Covid-19, Awalnya Tanpa Gejala hingga Kondisi Terkininya

Baca juga: POPULER Vaksin Covid-19 Jadi Satu-satunya yang Sangat Penting Memulihkan Krisis Ekonomi Dunia

Jumlah kasus Covid-19 di Solo, Jawa Tengah, tercatat terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data yang dikutip dari website surakarta.go.id pada 10 Desember 2020, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 tembus angka 3.183 orang, suspect 1.441 orang, dan probable 10 orang.

Menyikapi kondisi itu, pemerintah kota (Pemkot) Solo akan melakukan pengetatan terhadap pemudik yang masuk ke Solo selama periode libur akhir tahun.

Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 dari luar kota.

1. Siapkan rumah karantina

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan telah menyiapkan rumah karantina bagi para pemudik yang datang ke Solo.

Adapun lokasinya yang sebelumnya di Benteng Vastenburg diganti di Gedung Solo Technopark.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved