Bocah Diculik Komplotan Penagih Utang Agar Ayahnya Segera Bayar, Selamat Berkat Teriakan Ibu

Beruntung, polisi bersama warga berhasil mengejar mobil pelaku dan mengamankan sang bocah.

Tribunnews
Ilustrasi penculikan anak 

TRIBUNMATARAM.COMAksi penculikan seorang bocah 14 tahun sebagai sandera oleh komplotan penagih utang berhasil digagalkan.

Bocah itu selamat berkat teriakan sang ibu yang sigap bertindak.

Beruntung, polisi bersama warga berhasil mengejar mobil pelaku dan mengamankan sang bocah.

Polisi berhasil menggagalkan kasus penculikan terhadap seorang bocah berusia 14 tahun di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, kejadian itu berawal saat rumah korban didatangi pelaku yang hendak menagih utang bapaknya.

Pelaku yang berjumlah lima orang tersebut datang menggunakan mobil.

"Saat itu datang 5 orang pelaku ke rumah korban dengan maksud mencari Ayahnya, namun pada saat itu yang berada di dalam rumah hanya korban, kakak korban dan Ibu kandung korban," kata Yudha, Senin (8/2/2021).

Motif Pria Tua Culik & Cabuli Bocah SD di Cianjur hingga Hamil 9 Bulan Terungkap, Malapetaka Pijat

POPULER Ortu Cerai, 2 Bocah Asal Tegal Diculik Kenalan Keluarganya, Ditemukan Lemas di Cirebon

Mengetahui orang yang dicari tak ada di rumah, para pelaku lalu meminta kakak korban dan ibu kandung korban untuk mencari suaminya saat itu juga.

"Pada saat Ibu korban pergi mencari suaminya, kemudian salah satu dari pelaku menarik tangan kiri korban dan ada juga yang mendorong badan korban sehingga korban masuk ke dalam mobil yang dikendarai 5 orang pelaku tersebut," kata Yudha.

Korban yang berusaha berontak diketahui tak berdaya melawan para pelaku. Mereka lalu membawa korban pergi ke arah Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Beruntung saat para pelaku hendak kabur tersebut segera diketahui sang ibu. Sontak sang ibu berteriak minta tolong.

"Mendengar hal tersebut, beberapa warga sekitar dan polisi yang sedang patroli langsung mengejar para pelaku," kata dia.

Pengejaran dilakukan hingga daerah Simpang Empat. Korban berhasil diselamatkan dan tiga dari lima orang pelaku diamankan. Sedangkan dua pelaku lainnya diketahui kabur.

Ketiga pelaku yang diamankan itu diketahui berinisial SI (42) warga Kecamatan Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ZI (49) seorang sopir, warga Kecamatan Kualuh Selatan, Labura dan SD (33) warga Kecamatan Gunting Saga, Labura.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku nekat melakukan tindakan itu agar bapaknya segera membayar utang.

"Motifnya utang piutang. Jadi korban dibawa dijadikan sandera agar Bapaknya mau membayar utang. Jadi saat itu, Ibu korban teriak 'hoi culik, penculikan...' pas kebetulan ada polisi yang sedang patroli, jadi langsung dikejar," kata Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan menambahkan.

Atas tindakan yang dilakukan itu para pelaku dijerat Pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 328 KUHP.

Kasus Bocah Diculik Lainnya

Penculikan anak di Makassar, iming-iming uang Rp 10 ribu, bocah dijadikan jaminan gas LPG.

Seorang bocah di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi korban penculikan anak pada Jumat (25/12/2020) malam.

Insiden penculikan ini terkuak setelah korban mengaku tak kenal dengan pria yang membawanya.

Baca juga: POPULER Ortu Cerai, 2 Bocah Asal Tegal Diculik Kenalan Keluarganya, Ditemukan Lemas di Cirebon

Baca juga: Petunjuk Baru 3 Bocah Hilang Misterius di Langkat, Diduga Diculik, Tak Ada Tanda-tanda Pembunuhan

Adapun korbannya diketahui seorang bocah berusia tujuh tahun berinisial AG yang tinggal di Jalan Maccini Raya, Kecamatan Makassar.

Kasus tersebut terungkap setelah korban ditinggal pelaku di sebuah warung kelontong untuk dijadikan jaminan dengan dua buah tabung elpiji 3 kilogram.

Saat ini kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian untuk menangkap pelaku.

Diiming-imingi uang Rp 10.000

Dari keterangan polisi, kasus penculikan tersebut berawal saat korban sedang bermain dengan temannya di Jalan Maccini Raya.

Sesaat kemudian, seorang pria tak dikenal datang dengan menggunakan sepeda motor dan membujuk korban untuk menemani membeli gorengan.

Untuk memuluskan aksinya itu, pelaku juga menawarkan iming-iming uang kepada korban sebesar Rp 10.000.

Tergiur dengan uang yang ditawarkan itu, korban menuruti perintah pelaku dan bersedia ikut untuk membonceng sepeda motornya.

"Korban termakan rayuan dan korban dibawa pergi dengan pelaku menggunakan sepeda motor," kata Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syamsul Tompo saat diwawancara wartawan di Mapolsek Makassar, Sabtu (26/12/2020).

Ditukar dengan 2 tabung gas melon

Setelah korban ikut dengan pelaku, kata Syamsul, lalu diajak ke sebuah warung kelontong di Jalan Pongtiku, Makassar.

Di warung tersebut pelaku membeli dua tabung elpiji 3 kilogram.

Namun karena mengaku lupa membawa uang, bocah tersebut ditinggal pelaku di warung tersebut untuk dijadikan jaminan.

Setelah ditinggal pelaku, AG menangis dan mengaku jika sebenarnya tidak kenal dengan pria tersebut.

Mengetahui pengakuan korban, pemilik warung langsung melaporkannya kepada polisi.

"Jadi pemilik toko langsung antar korban ke Polsek Makassar. Korban tidak mengenal pelaku," kata Syamsul.

Polisi buru pelaku

Mendapat laporan dugaan penculikan itu polisi langsung melakukan upaya penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, pelaku sempat terekam CCTV saat berada di warung kelontong tersebut.

Pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya itu akan dilakukan pendalaman penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa tertangkap, anggota sementara masih melakukan penyelidikan," pungkas dia.

(Kontributor Medan, Dewantoro/(Kontributor Makassar, Himawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Detik-detik Seorang Bocah Diculik Kawanan Penagih Utang, Polisi: Korban Dijadikan Sandera"

dan judul "Fakta Penculikan Anak di Makassar, Diimingi Uang Rp 10.000 dan Ditukar dengan 2 Tabung Gas Melon"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Detik-detik Bocah Dijadikan 'Sandera' Utang Ayahnya, Diculik Penagih, Selamat Berkat Teriakan Ibu

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved