Breaking News:

KSPI Minta Jokowi Lanjutkan Subsidi Gaji Tahun 2021, Singgung Daya Beli Buruh: 'Penyangga Kebutuhan'

Presiden Jokowi diminta untuk melanjutkan subsidi gaji karyawan di tahun 2021.

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Presiden Joko Widodo 

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, membenarkan sekaligus menegaskan pada tahun ini program pemerintah berupa subsidi gaji atau bantuan subsidi upah tidak berlanjut.

"Betul, di APBN 2021 tidak ada lagi subsidi upah," ujar Rahayu Puspasari.

Rahayu menjelaskan, anggaran negara yang dipersiapkan tahun ini hanya diperuntukkan jaringan perlindungan sosial bagi golongan masyarakat 40 persen terbawah.

"Adanya perlindungan sosial untuk kelompok 40 persen terbawah, seperti subsidi bantuan langsung tunai (BLT) desa, sembako, ini masih ada," ungkapnya.

Sebelumnya, untuk termin pertama yang disalurkan bulan Agustus hingga Oktober 2020 mencapai 12,29 juta penerima atau 99,11 persen dengan anggaran Rp 14,7 triliun.

Namun pada termin pertama tersebut, bantuan subsidi gaji yang belum tersalurkan mencapai 110.762 pekerja.

Sedangkan untuk termin kedua yang disalurkan bulan November 2020 mencapai 12,24 juta atau 98,71 persen dengan anggaran Rp 14,6 triliun.

Sementara yang belum tersalurkan mencapai 159.727 pekerja.

Dari kedua termin tersebut, total realisasi sebesar Rp 29,4 triliun atau 98,91 persen.

 Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan Tahun 2021, Kemenkeu: Fokus ke Golongan Masyarakat 40 Persen Terbawah

Diganti Program Kartu Prakerja Senilai Rp 3,5 juta

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved