Breaking News:

Anies Baswedan Soal Banjir Jakarta 'Dampak Kiriman dari Depok', Bagaimana dengan Janji Surut 6 Jam?

Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banjir di sejumlah titik ibu kota ini adalah banjir kiriman.

(DOKUMENTASI BNPB)
ILUSTRASI - Tampilan banjir Jakarta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mereka meninjau kondisi banjir terkini pada Rabu (1/1/2020). 

Tahun 2013 di masa kepemimpinan Gubernur Jokowi, Ahmad Riza Patria menyebut, banjir menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi.

Baca juga: Risma & Ahok Kejar Elektabilitas Anies Baswedan di Jakarta, Tapi Sang Gubernur Masih Tertinggi

Baca juga: Masuk Posisi 3 Survei Pilkada DKI 2021 Median, Berikut Profil Ahok: DPRD Hingga Jadi Gubernur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021) (TribunJakarta/ Bima Putra)

Bahkan, jumlah pengungsian mencapai lebih dari seribu titik.

"Tahun 2013 umpamanya, titik pengungsian ada 1.115," ucapnya, Jumat (19/2/2021).

Kondisi tak jauh berbeda terjadi tahun 2015 lalu, saat Ahok menjabat sebagai orang nomor satu di DKI, jumlah pengungsian ada 337 titik.

Kemudian, semasa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, banjir bisa tertangani dengan baik.

Baca juga: Sebut Hanya Gibran yang Bisa Saingi Anies Baswedan di Pilkada DKI, Berikut Alasan Arief Poyuono

Bahkan, pada 2018 lalu tidak ada warga yang sampai harus mengungsi akibat banjir.

Memasuki tahun 2019, banjir kembali menyebabkan warga Jakarta mengungsi.

Namun, jumlahnya tak sebanyak era Jokowi dan Ahok.

"Banjir 2019 ada 13 titik pengungsian dan 2020 ada 70 titik pengungsian. Sementara 2021 sedang kami rekap, sementara ini baru 1-2 titik pengungsian," kata dia.

"Kalau melihat data dari tahun-tahun sebelumnya terjadi penurunan signifikan," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Ketika Hubungan Anies Baswedan & Prabowo Subianto Diisukan Renggang, Wagub DKI Bicara Faktanya

Tak hanya dilihat dari jumlah pengungsi, keberhasilan Anies mengatakan banjir juga terlihat dari jumlah warga yang meninggal karena banjir.

Saat kepemimpinan Gubernur Jokowi pada 2013 lalu, ada 38 warga yang meninggal akibat banjir yang menerjang ibu kota.

Jumlah ini kemudian mengalami penurunan signifikan saat Anies memimpin Jakarta.

"Korban jiwa sebelumnya tahun 2013 ada 38, tapi sampai hari ini terus menurun. 2018 ada 1 jiwa, 2019 2 jiwa, dan 2020 juga dua jiwa, tuturnya.

"Mudah-mudahan tahun 2021 ini tidak ada korban meninggal karena banjir," sambungnya.

(Kompas.com/ Ihsanuddin/(Kompas TV/ Anjani Nur Permatasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies: Banjir di Jakarta Dampak Air Kiriman dari Depok"

dan di Kompas TV dengan judul Jakarta Masih Terendam Banjir, PDIP Pertanyakan Janji Anies Soal Banjir Jakarta Surut dalam 6 Jam.

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Janji '6 Jam Surut' Dipertanyakan, Anies Baswedan Klaim Banjir Jakarta Kali Ini Kiriman dari Depok

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved