Breaking News:

Tindak Lanjut Kasus ART yang Diduga Dianiaya setelah Digaji 300 Ribu per Bulan, Polisi Temukan Saksi

Pariyem mendadak viral setelah ditemukan warga tengah menikmati makanan dari sampah sebuah kedai makanan cepat saji.

(KOMPAS.com/A. Faisol)
Pariyem bersama putrinya yang berusia 12 tahun. 

TRIBUNMATARAM.COM - Buntut panjang dugaan penganiayaan ART bernama Pariyem di Probolinggo.

Polisi masih terus menyelidiki dugaan penganiayaan yang dilakukan majikan Pariyem.

Pariyem mendadak viral setelah ditemukan warga tengah menikmati makanan dari sampah sebuah kedai makanan cepat saji.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiyono memastikan polisi menindaklanjuti laporan yang dibuat asisten rumah tangga bernama Pariyem.

Pariyem melaporkan majikannya atas kasus dugaan penganiayaan. 

Sejauh ini, polisi telah memeriksa Pariyem, terlapor, dan sejumlah warga.

"Kami sudah mulai menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) Pariyem, 44, dan putrinya, PT. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan," kata Heri saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/2/2021).

Menurut Heri, kasus dugaan penganiayaan tak bisa diselesaikan oleh pihak yang terlibat saja.

Baca juga: ART Viral Makan di Sampah Ngaku Digaji 300Ribu per Bulan selama 4 Tahun, Majikan: Dia Minta Sendiri

Baca juga: Makan Sisa Sampah Dekat Pizza Hut, Ternyata ART Ini Tak Digaji Bertahun-tahun: Biar Punya Tabungan

 Penganiayaan kepada perempuan dan anak tidak bisa selesai begitu saja oleh pihak-pihak yang terlibat. Kami tindak lanjuti kasus ini. Jadi saat ini prosesnya masih dalam penyelidikan,” tukas Heri.

Sebelumnya, seorang asisten rumah tangga, Pariyem, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved