Profil Kahiyang Ayu - Penampilan di Pelantikan Suami Dipuji Desainer, Disebut Pintar Memadupadankan

Berikut profil Kahiyang Ayu, wanita yang penampilannya saat pelantikan Wali Kota Medan dipuji desainer.

Rizky Cahyadi / Tribun Medan
Kahiyang Ayu tampil cantik menggunakan setelan Kain Sadum Sipirok dari Tapanuli Selatan saat menemani Bobby Nasution Dilantik sebagai Walikota Medan di Aula Teuku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Jumat (26/2/2021). 

“Untuk generasi muda jangan pernah berhenti untuk belajar dan tidak ada batasan usia untuk belajar,” pesan Kahiyang Ayu di sela-sela menjalani prosesi wisuda di kampus IPB, Bogor (25/9/2019) seperti dilansir laman resmi IPB.

Tidak mau diistimewakan selama menyusun tugas akhir, Kahiyang Ayu dibimbing oleh dua dosen pembimbing yakni Arief Daryanto dan Hendro Sasongko.

Baca juga: Psikolog Soroti Gaya Pidato Gibran, Sebut Mirip Jokowi: Sangat Hati-hati dan Kelihatan Takut Sekali

Sebagai dosen pembimbing, Arief Daryanto pun membeberkan sosok Kahiyang selama mengemban ilmu meraih gelar S2.

“Kahiyang Ayu yang saya kenal adalah seorang mahasiswa yang memiliki kreativitas dan komitmen tinggi, tepat waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan kualitas yang sangat baik." ujarnya.

Bagi Arief, selain memiliki kedisiplinan yang tinggi, Kahiyang juga mudah bersosialisasi di lingkungan kampus.

"Disamping itu, ia mudah bersosialisasi dengan berbagai pihak selama menempuh program pendidikan S2-nya," ujar Arief.

Meski pun statusnya sebagai putri orang nomor satu di Indonesia, Kahiyang tidak mau diistimewakan.

Ia juga mendapatkan porsi yang sama dengan teman-temannya yang lain selama menempuh pendidikan.

"Sebagai anak Presiden, ia tidak mau diistimewakan. Ia ingin tampil bersahaja seperti mahasiswa-mahasiswa lain di kampusnya,” ujar Arief lagi.

Ia pun memaparkan selama proses pembimbingan tesis, Kahiyang Ayu termasuk mahasiswa yang tidak terlalu merepotkan.

Ia memilih topik yang sangat relevan dengan portofolio program studinya yaitu mengenai analisis daya saing salah satu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang bergerak dalam bisnis tebu dan gula di Jawa Timur.

Kerja keras Kahiyang Ayu membuahkan hasil ditunjukkan dengan IPK 3.90 dan berhak menyandang "Dengan Pujian" atau Cum Laude.

Kahiyang pun menyelesaikan studi tepat waktu, yaitu selama 23 bulan.

Pembelajar Seumur Hidup

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved