Demokrat Geram Jhoni Allen Tuding SBY Bangun Partai Tak Berdarah-darah: 'Dia Tinggal di Mars Kali'

Demokrat geram setelah mendengar pernyataan Jhoni Allen. Seperti diketahui, Jhoni menuding SBY tak berdarah-darah bangun partainya.

Editor: Irsan Yamananda
(Kompas.com)
Jhonny Allen Marbun 

TRIBUNMATARAM.COM - Demokrat geram setelah mendengar pernyataan Jhoni Allen.

Seperti diketahui, Jhoni menuding SBY tak berdarah-darah bangun partainya.

Berikut ulasan selengkapnya.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra turut buka suara mengenai tudingan mantan kader Demokrat, Jhoni Allen Marbun yang telah dipecat.

Adapun, Jhoni Allen menuding Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak berdarah-darah saat membangun Partai Demokrat.

Herzaky pun geram dan mempertanyakan keberadaan Jhoni Allen kala SBY turut serta memprakarsai pendirian Partai Demokrat.

Baca juga: Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun : SBY Sendiri Pelaku Kudeta, Tidak Berkeringat Apalagi Berdarah

Baca juga: Di Tengah Isu Kudeta, Partai Demokrat Minta Tak Adu Domba AHY & Ibas : Sangat Jahat

Menurut Herzaky, tudingan tersebut jelas memanipulasi sejarah pendirian Partai Demokrat.

"Kalau dibilang SBY tidak berdarah-darah membangun Partai Demokrat, mungkin yang bilang begitu tidak tinggal di planet bumi. Tinggal di planet Mars kali."

"Ini namanya manipulasi sejarah kalau bilang enggak ada keringat Pak SBY mendirikan partai."'

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra (Tribunnews/Istimewa)

"Gagasan membentuk partai ini dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 2001," kata Herzaky, dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Senin (1/3/2021).

Kemudian, Herzaky menceritakan, almarhum Ventje Rumangkang, satu di antara pendiri Demokrat menyarankan agar SBY membangun partai.

Baca juga: Pernyataan Lengkap SBY untuk Pihak yang Ingin Merebut dan Membeli Partai Demokrat: Not For Sale

Hal itu lantaran, sejak kalah dari Hamzah Haz, banyak yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden.

Akhirnya, setelah berdiskusi dengan sang istri, almarhum Ani Yudhoyono, SBY pun mengamini usulan Ventje.

Herzaky menambahkan, SBY juga berperan dalam menciptakan nama, logo, bendera, mars, hingga manifesto politik Partai Demokrat.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam video arahan kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat yang dirilis pada Rabu (24/2/2021).
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam video arahan kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat yang dirilis pada Rabu (24/2/2021). (Dokumentasi/Partai Demokrat)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved