Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen: Pernah Jadi Juara All England 2 Kali & Kalahkan Alan Budikusuma

Berikut sosok Poul-Erik Hoyer Larsen, presiden BWF saat ini. Pernah juarai All England dua kali.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Twitter/ @badmintonplanet
Bos BWF Poul Erik Hoyer Larsen jadi sasaran tembak kritik tajam seusai timnas bulutangkis Indonesia dikeluarkan paksa dari All England 2021. 

Selain itu, pria berpostur 188 sentimeter ini juga berhak menyandang gelar sebagai jawara All England dua kali.

Ia berhasil menjadi yang terbaik di All England pada tahun 1995 dan 1996.

Tahun 1996 mungkin menjadi tahun keemasan seorang Poul-Erik Hoyer Larsen.

Pasalnya, di tahun tersebut ia juga sukses menjadi tunggal putra terbaik dunia yang ditandai dengan keberhasilan menjadi juara Olimpiade Atalanta 1996 di nomor tunggal putra.

Dikutip dari Global Sports Archieve, Poul-Erik Hoyer Larsen mengalahkan nama-nama tangguh tunggal putra dunia untuk menggondol medali emas Olimpiade 1996.

Tercatat ia mengalahkan Alan Budikusuma, Hariyanto Arbi, dan Dong Jiong untuk jadi yang terbaik.

Poul-Erik Hoyer Larsen sendiri ikut ambil bagian dalam 3 gelaran Olimpiade.

Olimpiade 1992, 1996 dan 2000 menjadi saksi pendahulu Viktor Axelsen ini.

Kariernya di belakang meja pun tak kalah mentereng.

Jabatan pertama Poul-Erik Hoyer Larsen adalah Anggota Dewan Organisasi Pemain Denmark pada tahun 1989-1996.

Setalah itu, ia dipercaya menjadi Anggota Dewan Organisasi Pemain Internasional di tahun 1991-1997.

Capaian tertingginya tentu saja saat berhasil menduduki kursi Presiden BWF pada 2013 lalu.

Kronologi Kenyataan Pahit Timnas Bulu Tangkis Indonesia 'Dipaksa' Mundur dari All England 2021

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada babak Final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Pasangan Markus dan Kevin berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Ahsan dan Hendra pada All Indonesian Final Ganda Putra Blibli Indonesia Open 2019 dengan skor 21-19 dan 21-16. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada babak Final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kenyataan pahit harus dihadapi oleh seluruh tim bulutangkis Indonesia yang dipaksa mundur dari ajang bergengsi All England 2021.

Pasalnya, dalam perjalanan dari Istanbul menuju Birmingham, seluruh tim berada satu pesawat dengan seorang penumpang yang ternyata positif Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved